TINTAJABAR.COM, GARUT -Banyaknya pemberitaan audiensi Kadin Garut di media online yang tidak konsistennya DPRD Garut dalam penjadwalan ulang audiensi membuat banyak tanggapan dari LSM dan Organisasi yang ikut Kecewa.
Ketua LSM Laskar Indonesia Kabupaten Garut Dudi Supriadi melalui sambungan selular menanggapi permasalah tersebut. “Saya pribadi sangat kecewa dengan apa yang terjadi dimana KADIN Garut yang nota bene didirikan berdasarkan undang-undang (resmi-red) kenapa DPRD Menyikapinya seakan-akan melecehkan.” Katanya.
Dudi pun mengatakan pula bahwa KADIN Garut sebagai Organisasi Kamar Dagang yang dilindungi Undang-undang yang niatnya baik untuk membenahi permasalahan di Kabupaten Garut tapi seakan-akan dianggap tidak serius oleh DPRD. “DPRD selaku wakil rakyat kok bisa yah dia yang buat jadwal audiensi ulang, Kok dia yang tidak konsisten dengan omongannya.”katanya.
Masalah ancaman Kadin garut dari video yang beredar yang akan membongkar adanya permainan proyek Dudipun sangat antusias mendukung, karena banyak anggaran di DPRD yang tidak jelas. “Kami dari Laksar Indonesia Kabupaten Garut sangat mendukung kalau di bongkar dengan adanya di dalam tubuh DPRD Garut banyak yang bermain Proyek, sekarang gini aja banyak yang harus di bongkar dan dilaporkan seperti BOP dan Pokir yang sampai sekarang belum ada titik terang,” katanya.
Dengan adanya kejadian tersebut Harapan Laskar Indonesia bahwa terlihatnya carut marut kinerja dari DPRD Garut, yang seakan-akan makan gaji dari rakyat tapi hasil kinerjanya nol. “DPRD garut banyak sekali anggaran yang dipakai tidak jelas seperti kegiatan Bimtek di luar garut berhari-hari, kunjungan kerja, study banding, tapi hasilnya mana? Semuanya itu tidak dirasakan oleh masyarakat garut, tetapi tambah carut marut! Ini harus ada penyelesaiannya jangan sampai menggantung.”pungkasnya. (WP/tintajabar.com)












Komentar