oleh

Ada Yang Menarik Di Pasirluyu Bandung, Bangunkan Sahur Dengan Orkes Mini

TINTAJABAR.COM, BANDUNG – Makan sahur sering kali disebut-sebut merupakan salah satu hal utama dalam berpuasa. Wajar bila sebelum berpuasa esoknya, orang berupaya sedapat mungkin untuk menyantap sahur di dini hari Ramadhan.

Pada zaman sekarang di masa modern, tak sulit untuk bangun malam. Weker tinggal diputar, sementara televisi pun menyiarkan acara hingga larut malam, tak jarang hingga dini hari. Sementara itu, pada perangkat seluler yang kini berada di tangan hampir setiap orang, alarm yang akan membangunkan kita dari mimpi pun tinggal disetel.

Semua itu tak ada di masa lalu, bahkan pada kurun waktu tak lebih dari dekade lalu sekali pun. Untunglah selalu ada cara orang sesuai zamannya agar mereka tak terlambat dicegat imsak. Salah satunya dengan membangunkan warga untuk sahur. Tradisi itu, di beberapa tempat, masih terpelihara.

Di wilayah Kota Bandung tepatnya di Daerah Kelurahan Pasirluyu Kecamatan Regol Kota Bandung, warga menyebut tradisi membangunkan penduduk untuk sahur itu dengan menggunakan orkes dadakan. Sekelompok warga dengan menggunakan alat-alat orkes seperti Gitar, Kendang, goong, terompet penca dan dibantu dengan pengeras suara toa.

Warga-warga yang membangunkan orang sahur berkeliling maauk dari gang satu ke gang lain dengan irama musik dangdut. Tidak mereka yang membawa alat saja yang keliling, terapi masyarakatpun merasa senang dan mengikuti rombongan orkes tersebut berjalan.

Siti hasanah (25) warga pasirluyu merasa senang dengan adanya rombongan orkes yang keliling membangunkan warga untuk santap sahur. “Orkes yang keliling ini sangat membantu untuk membangunkan yang akan sahur, warga tidak terganggu karena lagu-lagu yang dibawakan tidak asing ada dangdut bahkan lagu-lagu daerah (sunda-red).” Katanya. Senin (26/4/2021)

Siti pun menceritakan bahwa rombongan orkes yang membangunkan warga bukan 1 rombongan bahkan ada 2 atau 3 group. ” kadang-kadang group yang membangunkan sahur itu suka bentrok di jalan, karena suara sound nya besar jadi kadang harus ada yang mengalah untuk berhenti.” Jelasnya.

Dengan adanya group orkes yang keliling untuk membangunkan sahur dianggap menarik sehingga kegiatan bangunkan warga untuk bersahur dipertahankan.

Asep (35) pemain musik group orkes bangun sahur yang sempat di wawancarai mengatakan bahwa group orkes ini adalah sebuah inisiatif dari karang taruna pasirluyu bandung. “Group yang kita bawa ini adalah semuanya anggota karang taruna, dan kegiatan setiap harinya bila tidak bangunkan sahur kami suka latihan di pos karena sebagai sarana kegiatan pemuda.”katanya.

Asep pun bercerita bahwa kegiatan yang di laksanakan ini adalah sukarela dan tidak ada bantuan dana dari manapun. “Allahamdulillah group kita ini tidak ada bantuan dari siapapun, ini asli dari keinginan para pemuda, semoga dengan adanya group membangunkan sahur ini dapat berkenan di hati warga pasirluyu untuk melaksanakan sahur di bulan ramadhan.”tandasnya. (Frisca/tintajabar.com)

banner Suki banner Suki banner Suki banner Suki banner Suki banner Suki banner Suki

Komentar

Tinggalkan Balasan