TINTAJABAR.COM, BEKASI KOTA – Polsek Jatisampurna menjadi Polsek yang ke-9, dan dipimpin oleh Iptu Santri Dirga yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Pondokgede.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi menuturkan bahwa Polsek Jatisampurna merupakan Polsek Tipe D (Pra Rural) sesuai dengan Kep/320/III/2021, sehingga dipimpin oleh Iptu dan poksek Jatisampurna juga tidak akan mempunyai wakil.

“Sebelumnya Polsek ini adalah bagian dari Polsek Pondokgede, karena Polsek pondokgede ada tiga kecamatan, maka ini adalah salah satu cara meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, ini juga termasuk program dari Kapolri untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan satu Polsek untuk satu kecamatan,” kata Kapolres.
Polsek Jatisampurna dengan jumlah 30 personil akan membawahi 5 kelurahan di kecamatan Jatisampurna. Kewenangannya kerjapun tetap terbatas hanya pada tahap penyelidikan kasus, dan penyidikan akan diserahkan kepada Polres Metro Bekasi Kota.

“Saat ini statusnya masih pra Rural jadi dia tidak bisa menyidik tapi nanti setahun akan dievaluasi untuk naik tingkat menjadi Rural nanti bisa menyidik, nanti sementara hanya Lidik saja, sidiknya naik ke Polres,” tambahnya.
Polsek Jatisampurna saat ini dapat melayani SPKT dan lainnya. Kehadirannya tentu dapat meningkatkan pelayanan khususnya warga Jatisampurna yang jauh ketika harus mendapatkan pelayanan di Polsek Pondokgede.

“Harapan kedepan kehadiran Polsek ini dapat memberikan pelayanan khususnya untuk masyarakat Jatisampurna,” harapannya.
Didalam kepolisian Polse terbagi dalam 4 tingkatan berdasarkan
Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2010 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pada Tingkatan Polres dan Polsek yaitu Polsek Tipe Metropolitan; Polsek Tipe Urban; Polsek Tipe Rural; dan Polsek Tipe Prarural, untuk Polsek Tipe Rural kapolsek berpangkat Iptu
Sementara itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyambut baik kehadiran Polsek Jatisampurna yang berbatasan langsung dengan wilayah lain seperti Cibubur dan kabupaten Bogor.

“Yang paling penting adalah sinergitas antara unsur muspika, harapannya, kinerja semakin mudah dan pelayanan semakin maksimal,” kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi.
Direncanakan, akan ada beberapa Polsek baru yang akan menyusul dan melengkapi Polsek yang saat ini ada 9 Polsek dengan 12 Kecamatan yang ada.
Dalam kegiatan itu, ketua DPRD Kota Bekasi Chairuman J Putro beserta anggota DPRD Kota Bekasi Anim Immamudin, Walikota Bekasi Rahmat Effendi serta jajarannya. (Hms/tintajabar.com)













Komentar