oleh

Polres Tasikmalaya Polda Jabar Mengungkap Aktor Ricuhnya Unras Di Kejaksaan Tasikmalaya

TINTAJABAR.COM, KAB. TASIKMALAYA – Kepolisian Resort Tasikmalaya Jawa Barat mengungkap fakta baru dalam aksi unjuk rasa menuntut pembebasan Habib Riziq Sihab di Kejaksaan Negeri Tasikmalaya ini. Polisi menemukan sebagian besar masa pengunjuk rasa merupakan pengangguran, anak punk hingga kelompok bermotor.


“Kami dalami ternyata mereka sebagian besar adalah pengangguran, ada anak punk ada anak genk motor.”Kata AKP Hario Prasetyo Seno, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, di Kantornya.

Kepolisian masih mendalami siapa saja pelaku pengrusakan terhadap kendaraan polisi. 31 orang yang diamankan ini belum tentu bersalah dan masih kami dalami.

“Kami masih dalami terus siapa saja yang terlibat dalam pengrusakan kendaraan dinas polisi.”tambah Hario.


Sementara itu, Ormas Keagaman di Kabupaten Tasikmalaya mengutuk tindakan anarkis masa di Kejaksaan. Ormas mendukung penuh Kepolisian mengusut tuntas dan penegakan hukum atas aksi anarkis dan pengrusakan kendaraan dinas Polisi.

“Kami atasnama Ormas Keagamaan di Kabupaten Tasikmalaya mendukung penuh Kepolisian pak Kapolres untuk menegakan hukum atas aksi anarkis di Kejaksaan Negeri Tasikmalaya.”Kata KH. Atam Rustam, Ketua NU Kabupaten Tasikmalaya.

Masa terlibat bentrok dengan aparat saat menyampaikan tuntutan pembebasan HRS di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya. Masa juga merusak tidak kendaraan dinas Polisi yang terparkir diluar. (RZ/Frisca/tintajabar.com)

banner 300250 banner 300250 banner 300250

Komentar

Tinggalkan Balasan