oleh

DPC PDIP Garut Peduli Kini Bantu Mak Emin Serahkan Material Bangunan

TINTAJABAR.COM, GARUT – Mak Emin mendapatkan kebahagian yang luar biasa di hari tuanya. Tak terbayangkan sebelumnya tiba-tiba banyak kalangan yang peduli membantu membangun rumah jompo warga Kampung Ciawi, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut tersebut.

Pada Rabu pagi (6/1/2021) rumah mak Emin sudah dibongkar dalam rangka untuk dibangun kembali menjadi rumah layak huni.

Pembangunan sendiri merupakan sinergitas antara DPC PDI Perjuangan Garut, Ikatan Wartawan Online (IWO) PD Garut, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) juga Komunitas BOS.

Ketua DPC PDI Perjuangan Garut, Yudha Puja Turnawan yang juga menjabat Anggota DPRD Garut menjelaskan, pihaknya menyumbang sejumlah material bangunan dan uang tunai untuk pembangunan tersebut.

” Gotong royong membangun rumah emak Emin di Kampung Ciawi, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk. DPC PDI Perjuangan hari ini membantu pasir 1 truk, bata merah 1.500 buah, semen 20 sak, keramik 30 dus dan uang tunai Rp 1 juta. Insyaa Allah kita akan menyumbang lagi jika sudah dimulai pembangunan rumah emak Emin,” ujar Yudha.

Dalam kesempatan tersebut kata Yudha, DPC PDI Perjuangan juga sambil berbagi sembako ke warga sekitar emak Emin.

Seperti diketahui, DPC PDI Perjuangan Garut dalam beberapa waktu ini memang tengah maraton melaksanakan program bantuan sosial membangun rumah tak layak huni bagi warga miskin. Banyak warga miskin seperti mak Emin yang juga mendapatkan bantuan yang sama dari DPC PDI Perjuangan Garut.

Sementara itu Kepala Desa Majasari, Sulaeman mengucapkan syukur atas kepedulian para pihak yang telah membantu pembangunan rumah mak Emin.

Pihak Desa sendiri sebelumnya memang sudah pernah menawarkan bantuan BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) bagi rumah mak Emin. Namun karena memang sifat BSPS sendiri merupakan stimulan dan penyelesaian harus dituntaskan secara swadaya. Tapi dalam hal ini mak Emin dan keluarganya tidak sanggup untuk menuntaskan sehingga bantuan itu sempat tidak bisa diterima.

Namun alhamdulillah kata dia, akhirnya muncul para pihak yang peduli dan sangggup membantu pembangunan ini.

“Ada pihak-pihak yang memang mau ngebantu termasuk kang Yudha dari DPC PDI Perjuangan turun, juga dari IWO, KADIN, muncul lagi komunitas BOS dan akhirnya ada kerjasama. Muncul juga gotong royong warga setempat. Mudah-mudahan bisa tegak jadi rumah layk huni,” ujarnya.

“Akhirnya bersyukur juga dari kang Yudha memang sudah menurunkan semen, pasir dan ngejamu yang bekerja ada nilainya Rp 1 juta termasuk dari IWO sudah dititipkan ke material,” tambahnya.

“Sekarang saya dari pemerintah desa lagi upaya ke pihak terkait ke Disperkim dan BPBD Kabupaten Garut bisa lah nindak lanjut. mudah-mudahan sampai finishing,” ujarnya.

Direncanakan pembangunan rumah mak Emin ini ukurannya 6 x 10 meter menjadi rumah permanen yang layak huni. Dan untuk sementara mak Emin akan tinggal di rumah anaknya yang sebelumnya juga sudah pernah mendapatkan program BSPS dari Pemerintah. (Frisca )

Komentar

Tinggalkan Balasan