oleh

Meski Masih Pandemi, Semangat Kartini Tetap Tinggi Di Jurnalis Perempuan

TINTAJABAR.COM, REDAKSI – Memperjuangkan kesetaraan antara kaum laki-laki dan perempuan”. Demikian kalimat yang selalu terulang, ketika masyarakat Indonesia memperingati hari lahir Raden Ajeng (RA) Kartini.

Hari Kartini, erat kaitannya dengan peran kaum perempuan. Peran serta para perempuan telah tercatat banyak di negeri ini. Kiprah mereka bahkan dianggap telah menyamai profesi-profesi yang dilakoni para laki-laki.

Musibah pandemi virus corona (COVID-19) di dunia saat ini, juga memperlihatkan begitu besar peran perempuan. Mereka mengambil bagian untuk semua profesi tanpa terkecuali bidang jurnalistik.

Informasi Cepat, Tepat dan Akurat oleh sebagai motto tintajabar.com, turut disajikan dari olahan pemikiran para jurnalis perempuan. Mereka bahkan berjibaku di lapangan untuk menyajikan fakta untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Bagian dari perjuangan RA Kartini, perempuan dapat diakui menjadi Jurnalis Dilapangan yang tangguh, apalagi di masa pandemi virus corona saat ini, mereka senantiasa menerapkan prosedur protokol kesehatan. Karena demi sebuah karya jurnalistik direla berjuang.

Frisca salah seorang dari jurnalis wanita di media tintajabar.com. Wajahnya perempuan paruh baya ini selalu menghiasi guratan-guratan sebuah karya yang selalu menghiasi rubrik di media tintajabar.com agar karya tulisannya dapat dibaca dan menjadi pengetahuan para pembacanya. Tetapi kecerdasan intelektual, keberanian serta bertanggung jawab juga merupakan poin penting.

“Sifat Kartini yang berani, jadi bekal aku dan para teman seprofesi untuk menuntaskan perjuangan Kartini di masa lalu,” kata frisca tersebut.

Menjadi seorang jurnalis beerita yang baik di masa pandemi COVID-19 merupakan kebanggaan tersendiri. Namun frisca juga terkadang berat hati untuk menyampaikan berbagai berita duka. Tetapi itu resiko profesi yang harus dijalankan.

Tugas dan tantangan yang dihadapi para jurnalis perempuan bagaimana menyampaikan informasi dan pendidikan kepada masyarakat, tanpa menimbulkan stigma negatif. Apalagi berkaitan dengan kasus-kasus yang menimpa seorang wanita.

Kepada semua perempuan milenial di Indonesia, Frisca berharap agar tidak pernah takut untuk melakukan apa pun, hanya karena kodrat sebagai perempuan. Saat ini semakin banyak mereka yang terbuka pemikirannya.

“Kita dinilai karena kemampuan dan jangan takut untuk menunjukkan itu kalau memang kita bisa, Selamat Hari Kartini, Meski Masih Pandemi, Semangat Kartini Tetap Tinggi.” Pungkasnya. (Wak Puji /tintajabar.com)

banner Suki banner Suki banner Suki banner Suki banner Suki banner Suki banner Suki

Komentar

Tinggalkan Balasan