oleh

Pansus DPRD JABAR, Sepakat Pemekaran Kab./Kota di Jabar menjadi prioritas

TINTAJABAR.COM, GARUT – Pansus DPRD JABAR, Sepakat Pemekaran Kab./Kota di Jabar menjadi prioritas

Pasca di bentuknya Pansus 1 DPR Provinsi Jawa Barat untuk CDPOB Kab. Canjur Selatan, Tasik Selatan dan Garut Utara, pada hari Kamis, 24 Febuari 2022, Rombongan dari Pansus berkunjung ke Birotapem Kab. Garut, kemudian dilanjutkan ke Sekretariat PM GATRA di Limbangan dan terakhir peninjauan lokasi calon ibu kota pemerintahan Kab. Garut Utara di Kec. Cibatu.

Rombongan Pansus di pimpin langsung oleh Sadar Muslihat, SH, Ahab Sihabudin dari Fraksi PKS, Deden Galih dari Gerinda, Dadan Hidayatullah dari Fraksi PKB, Asyanti dari PDIP, Neng Madina dari PPP, sedangkan dari Pemda Garut di terima oleh DR. H. Suherman Asda 1, dari Paguyuban Masyarakat Garut Utara di pimpin langsung oleh H. Rd. Holil Aksan, Imron Abdul Rojak, Uu Amrullah, Aep Saepudin, H. Tatang, Dede Nurochim dan Apri Permana.

Pada saat pertemuan di sekretariat PM GATRA, terjadi sharring dialog tentang bagaimana proses pengusungan CDOB dan intinya masing-masing fraksi sangat sepakat dan setuju jika Pemekaran Kab./Kota yang sudah masuk ke DPRD JABAR untuk segera di Paripurnakan bersama Gubernur Jabar.

Seperti yang dikatakan oleh Dadan Hidayatullah dari Fraksi PKB, “Tadi di Ruang Setda Garut, sudah dibahas terkait strategi pembentukan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Garut Utara, intinya kita harus konstinyu melakukan pertemuan dan komunikasi yang lebih intens dengan pihak-pihak terkait khususnya pemerintah pusat, perjalanannya masih panjang, kita harus lebih solid dan kompak, jika ada permasalahan harus kita perbaiki diatas secara bersama. Imbuhnya.

“Gatra memiliki hubungan yang sangat strategis kalau dilihat dari segi kesejarahan, tidak semudah membalikan telapak tangan untuk pemekaran ini, perlu di bangun komunikasi kelas tinggi dan loby-loby secara non formal dengan anggota DPR dan DPD RI.”. Imbunya penuh diplomasi.

“Kita harus mengundang DPR/DPD RI, namun tidak perlu di formalkan, kita ngobrol/sharring seperti ini, loby-loby dengan anggota DPR dari Dapil Jabar 14, alhamdulilah untuk Pansus 1, kami sudah kompak, mudah-mudahan secepatnya bisa di paripurnakan bersama Gubernur Jabar. Ungkapnya penuh diplomasi.

“Kita perlu keseriusan bukan hanya sebatas ingin mekar, tapi ini suatu kebutuhan bersama. Pusat ekonomi nya harus segera di kaji, ibu kota pemerintahan nya yang pas dimana dan PADnya harus sudah teridentifikasi.”. Paparnya penuh harap.

Di akhir pembicaraan, Dadan Hidayatullah yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kab Garut, menjelaskan, “Apa yang bisa di jual untuk Gatra supaya menyakinkan pusat, Kepentingannya seperti apa, untuk memperpendek jangkauan dan memudahkan pelayanan masyarakat serta banyak lagi manfaat jika Kab. Garut Utara di tetapkan sebagai Daerah Otonomi Baru.”. Pungkasnya.

Sementara Dodit selaku Kepala Birotapem dan Otda Pemprov Jabar, menjelaskan bahwa salahsatu prioritas program Pemrov. Jabar, sesuai dengan visi Gubernur yaitu akan berusaha sebanyak mungkin pengusulan CDOB-CDOB di Jawa Barat, targetnya sekitar 40 Kab./Kota, Kami sebagai biro harus berusaha untuk mempersiapkan sebaik mungkin persyaratannya, yang kurang harus di perbaiki, intinya secara administratif harus beres dan insya Allah akan kami bantu, yang penting adalah bagaimana semangat juang dari para pengusung CDPOB untuk bersama-sama agar aspirasi pemekaran ini sampai ke pusat, kita perlu berteriak secara bersama-sama untuk bisa menyakinkan pemerintah pusat yang membidangi pemekaran (pa Wapres), supaya pada saat moratorium di buka, kita sudah siap semuanya.”. Ungkapnya.

Ahab Sihabudin dari Fraksi PKS, menuturkan bahwa untuk mempercepat proses Paripurna di DPR RI, di upayakan untuk dapat mengagendakan pertemuan dengan anggota DPR RI, DPD RI dan pihak-pihak terkait seperti Depdagri, Wapres sampai dengan Presiden. Imbunya.

Di akhir pembicaraan, Ustadz Ahab Sihabudin, menyatakan bahwa Kalau CDOB Garut Utara bisa di Paripurna, maka semua pemekaran yang ada sedang di ajukan oleh Gubernur ke Mendagri bisa berhasil, sehubungan dengan kafasitas Ketua PM GATRA yang juga merupakan Ketua Forkodetada Provinsi Jawa Barat yang sangat mampu dan bisa menyakinkan orang-orang yang pusat untuk menyetujui pemekaran Kab./Kota dan mencabut moratorium. Ungkapnya penuh diplomasi.

H. Sadar Muslihat, SH, selaku Ketua Pansus menjelaskan, alhamdulilah untuk CDOB Garut Utara, berkat dorongan dari Kab. Induk sudah terpenuhi semua persyaratan, tinggal bagaimana kita bisa meyakinkan pemerintah pusat untuk segera mencabut moratorium, mohon do’anya saja bisa secepatnya di Paripurnakan oleh DPRD JABAR bersama Gubernur. Ucapnya.

“Kita harus pandai membuat isu pemekaran ini sebagai isu nasional, moratorium harus segera di cabut, harus ada yang bisa membisikan ke Bu Mega, pa Jokowi dan Wapres Maruf Amin. Ujarnya penuh semangat.

“jangan kalah oleh isu adzan, IKN, BPJS, Minyak Goreng dan isu-isu lainnya, pengurus PM GATRA harus memviralkan keindahan dan keunikan dari Garut Utara, Potensi SDA dan SDMnya apa yang bisa di jual. Ucapnya.

Diakhir kata Sadar Muslihat dari Fraksi PKS menuturkan, “insya Allah dalam waktu dekat, kami akan melakukan kunjungan ke Komisi 2 DPR RI dan DPD RI serta memohon kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk memperbanyak berdo’a di masjid-masjid setiap jumatan.” Imbuhnya penuh harap.

(Red/AS)

banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250

Komentar