oleh

PB HMI Membenarkan Mantan Ketum Ada Didalam Pesawat Sriwijaya

TINTAJABAR.COM JAKARTA – Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak pada sore tadi mengangkut 59 orang. Salah satu penumpang yang berada di dalam pesawat tersebut adalah Mulyadi P Tamsir, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2016-2018.

Mantan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Mulyadi P. Tamsir menjadi salah satu penumpang dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta–Pontianak. Pesawat itu dinyatakan hilang kontak pada Sabtu (9/1).

Penjabat Ketua Umum PB HMI Arya Kharisma menyatakan, dari informasi yang dia dapatkan, Mulyadi menumpangi pesawat tersebut bersama dengan
dengan istri, ibu mertua dan adik ipar.

”Nama beliau berikut istrinya sama dengan manifes penumpang Sriwijaya,” ujar Arya saat dihubungi, Sabtu (9/1).

Arya mengatakan, memang benar hari ini (9/1) koleganya tersebut pulang kampung ke Pontianak bersama dengan sang istri.

”Jadi konfirmasi teman-teman tadi bahwa beliau benar pulang hari ini (9/1) ke Pontianak,” kata Arya.

Adapun berdasar penelusuran, Mulyadi merupakan Ketua PB HMI periode 2015–2017.

Diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB tadi. Pesawat tersebut diduga jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

“Kami menerima informasi pukul 14.55 WIB soal Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak. Setelah itu kami koordinasi dengan pihak Bandara Soekarno – Hatta,” kata Bambang.

Setelahnya, kata Bambang, Basarnas segera mengerahkan kapal-kapal karet, sea rider, dan alat penyelamatan lain ke titik lokasi diduga pesawat itu jatuh.

“Sekitar 1,5 mil sampai 2 mil dari mulut pantai, di situlah kami melakukan pencarian,” kata dia

Serpihan dari pesawat Sriwijaya Air itu telah diamankan Basarnas. Basarnas juga telah membentuk Posko Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Komentar

Tinggalkan Balasan