TINTAJABAR.COM, CIREBON – Wartawan berperan penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan bisa menciptakan semangat di masyarakat.
Dalam hal ini untuk mempererat hubungan silaturahmi Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWC-R) melakukan kunjungan di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut PWC-R bersama Dishub Kabupaten Cirebon membincangkan persoalan aspek mengenai pengujian berkala kendaraan bermotor.
Selain itu, mengenai pengemudi perhubungan darat dan taman edukasi lalu lintas yang rencananya akan dibangun di Kelurahan Pejambon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Dan selain taman edukasi juga akan dibuat sirkuit latihan pengemudi di wilayah barat.
Dikunjungan tersebut Ketua PWC-R Sudarto yang didampingi para pengurus disambut baik oleh Kabid Keselamatan Edy Suzendi, SH., di ruang kerjanya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon Imam Ustadi melalui Kabid Keselamatan Edy Suzandi, pihaknya sangat menerima dan senang karena bisa bersilaturhmi dengan para awak media yang tergabung dalam wadah PWC-R.
Karena selain memuat berita tentang program kedepanya dalam transportasi darat, wartawan juga dikatakannya harus membuat berita yang sifatnya mengkritisi akan tetapi harus berimbang dengan edukasi solusinya.
“Saya sangat senang dengan wartawan yang mengkritik, tapi wartawan juga harus bisa membuat inovasi publik untuk dapat memecahkan solusinya, jadi jangan hanya mengkritik tapi bisa juga mencari solusinya. Jadi ini bisa saya jadikan pengontrol setiap kebijakan maupun program program saya ke depanya,” ucapnya, Jumat (18/6/2021).
Dia juga mengatakan, saya welcom dengan wartawan sehingga program programnya kedepan dapat dimuat dalam berita.
Apalagi, menurutnya, program saya ini kedepan akan bisa mengedukasi masyarakat agar tertib dalam pelatihan pengemudi. Sebab, pelatihan pengemudi di jalan raya itu sebetulnya tidak dibolehkan karena dapat mengganggu pengguna jalan.
Jadi, lembaga pelatihan itu sebetulnya harus wajib mempunyai sirkuit tempat pelatihan pengemudi. Ke depan, Dishub Kabupaten Cirebon akan berupaya membangun sebuah sirkuit untuk dapat mengedukasi para pengemudi.
“Hal ini tidak akan besar tanpa media. Dengan adanya teman-teman media maka sangat membantu memperkenalkan ini ke masyarakat luas. Karena jika tidak ada media, mana mungkin orang luar daerah mengetahui perkembangan di wilayah Kabupaten Cirebon,” tuturnya.
Masih kata Edy, selain itu juga dengan peran media, wartawan dapat mengobati kerinduan warga yang pergi merantau.
“Saya sering mendapat dan mendengar masukan dari masyarakat dimana mereka sangat senang dapat melihat perkembangan melalui media atau medsos,” tutup Edy.
Sebagai masukan, ia katakana, berita yang disampaikan para wartawan melalui media masa dapat merupakan sarana pendidikan, memberikan pencerahan serta memberikan informasi yang objektif.
Tetapi wartawan yang menyampaikan tulisannya melalui media masa juga dapat bersifat provokatif atau hasutan yang mengarah pada perpecahan bangsa.
Misalnya: jika ada konflik yang terjadi diantara dua pihak, wartawan jangan hanya memberitakan bagaimana situasi terakurat pada saat itu, tetapi seharusnya dengan bahasa yang menyejukkan, wartawan memberikan masukan mengenai solusi terbaik yang dapat menyenangkan semua pihak yang bertikai.
“Dengan demikian diharapkan wartawan mampu membantu dalam meredakan, sehingga perpecahan bangsa tidaklah mudah terjadi,” pesannya.
(Slamet/*TJc)










Komentar