TINTAJABAR.COM, GARUT – PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Garut menjawab tentang kegamangan di wartawan sebagai garda terdepan sebagai termasuk prioritas atau tidaknya dalam vaksinasi.
“Sebagai warga negara, wartawan berhak mendapat vaksin, namun perlakuannya tidak perlu memberi keistimewaan,” kata Ketua PD IWO Garut Robi Taufik Akbar daat ditemui di sekretariat IWO Garut, Kamis (28/1/2021).
Pemberian vaksin, lanjut dia, merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengatur dan melindungi hak atas kesehatan masyarakat.
Program vaksinasi COVID-19 diharapkan menekan laju penyebaran virus yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial. Namun, pemerintah harus menghindari memberikan keistimewaan kepada kelompok tertentu, termasuk kepada wartawan.
“Jurnalis memang kalangan yang rentan terkena virus Corona karena mobilitas tinggi dan berinteraksi dengan banyak orang. Namun, hal itu bukan menjadi alasan pembenar untuk memperlakukan mereka secara istimewa. Wartawan juga jangan meminta keistimewaan karena profesinya,” ujar Robi
Dia meminta para juru warta tetap mengawal dan mengawasi proses vaksinasi. Memastikan informasi berkualitas lewat kerja-kerja jurnalistik secara independen juga penting. Sehingga, program vaksinasi COVID-19 tidak menyimpang dan benar-benar menjangkau setiap lapisan masyarakat.
“Vaksin ini kan salah satu ikhtiar pengendalian pandemi virus corona. Karena itu, kami dari Ikatan Wartawan Online apabila tidak mendapat vaksin dari pemerintah, PD IWO akan Vaksinasi Mandiri untuk seluruh anggota IWO Kabupaten Garut dan tidak akan meminta bantuan dari pemerintah,” Pungkasnya.
Penulis : Frisca /tintajabar.com
Editor : Wak Puji












Komentar