TINTAJABAR.COM, KOTA TASIKMALAYA –
Setiap tanggal 21 Desember 2021 adalah hari Milangkala Paguyuban Sundawani yang ke-13. Baru tahun sekarang, Milangkala ini di selenggarakan di Eks Terminal Cilembang, Kota Tasikmalaya.
“Di peringati Milangkala pataka, pataka sendiri adalah Bendera Paguyuban Sundawani dan pihaknya rutin dilaksanakan pada satu tahun sekali di 21 Desember.”Ucap Ersa Maya Sriwenda kepada Wartawan, Selasa (21/12/2021).

Ersa mengatakan merayakan Milangkala Sundawani kebetulan baru tahun sekarang dilaksanakan. Karena, dua tahun kebelakang itu terhambat oleh wabah pandemi covid-19.
“Dan ini baru dilaksanakan lagi Milangkala ke-13.”Terang dia.
Dia menyampaikan, Kegiatan Milad Sundawani ke-13 lebih fokus di Lestari Seni dan Budaya. Sehingga sekarang terciptanya pagelaran Seni dan Budaya di Eks Terminal Cilembang.
“Ya, sangat prihatin, sekarang kesenian-kesenian sunda sudah tidak di dikenal lagi dimata masyarakat. Tentunya, Sundawani sengaja menjaga dan menampilkan tradisi Sunda di Milangkala Sundawani Kota Tasikmalaya.”Tegasnya.
Ersa menyebutkan, Tradisi Sunda buhun yang di tampilkan di Milad Sundawani sekarang adalah Gelaran Lais, Rudat, Bakong Reang, Kuda Lumping dan pada malam harinya ada Karinding Sadulur, Pencak Silat, Sanggar Komunitas Cermin, dan acara Pataka ada Gelaran Wayang Golek.
Sementara itu harus perlu ketahui, Budaya Tasikmalaya sekarang, dilihat dari perkembangan dari Paguyuban Sunda di Tasikmalaya yang bertambah banyak.
Menurutnya, saat di ketahui dari Kepala Disporabudpar Tasikmalaya tercek sudah semakin banyak Paguyuban Sunda lainya, selain dari Paguyuban Sundawani.
Dari pantauan, tamu undangan yang hadir ada 11 DPD Paguyuban Sundawani se-Jawa Barat. Diantaranya wilayah Cianjur, Bandung, Karawang, Purwakarta, Sukabumi dan Bogor.
Harapanya, Paguyuban Sundawani Kota Tasik, akan tetap ada terkait melestarikan dan mengangkat nilai-nilai luhur Seni dan Budaya khususnya yang ada di Jawa Barat.
“Fokusnya kita disini di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.”Cetus Ersa Maya Sriwenda Koordinator Seni dan Budaya Sundawani Kota Tasikmalaya.
(Red/RZ)












Komentar