oleh

Program Percepatan Vaksinasi, Polsek Leuwigoong Polres Garut Monitoring Gerai Vaksin

TINTAJABAR.COM, GARUT – Kapolsek Leuwigoong Polres Garut IPDA Tatang Sukirman bersama Satgas Penanganan Covid 19 TK Kec. Leuwigoong, Kepala UPT. Kesehatan Leuwigoong, Tracer (Bidan desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa), melakukan monitoring program Satu Hari Satu Juta Vaksin Covid-19 di Gerai Vaksin Presisi Polsek Leuwigoong. Gerai Vaksin Presisi digelar di SDN Leuwigoong VI Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut, Rabu (21/7/2021).

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Leuwigoong IPDA Tatang Sukirman mengatakan, monitoring ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan aman warga saat pelaksanaan vaksinasi. Selain itu juga untuk melihat antusias warga khususnya di Kecamatan Leuwogoong Desa para penerima suntik vaksin Covid-19.

“Masyarakat disini cukup antusias dengan program Satu Hari Satu Juta Vaksin di Gerai Vaksin Presisi Polsek Leuwigoong Polres Gadut yang dicanangkan pemerintah Pusat. Ada ratusan warga hadir mengikuti secara tertib ikuti vaksinasi,” kata Kapolsek.

“Kami tegaskan kembali kepada masyarakat bahwa vaksin Covid-19 itu aman dan halal,” imbuhnya.

Selain itu, kata IPDA Tatang Sukirman, selama di lokasi melihat pendaftar sebanyak 178 orang, Jumlah yg d Vaksin 155 orang dan tidak lolos d vaksin 23 orang Dikarenakan hasil peneriksaan sedang sakit.

Kapolsek pun meunsur kembali edukasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Salah satunya penerapan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, dan menghindari kerumunan. “Kedisiplinan kita bersama menjadi kunci memutus rantai penyebaran virus corona,” ujarnya.

IPDA Tatang berpesan kepada masyarakat yang sudah di vaksin untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan. Sebab vaksin ini hanya sebatas meminimalisir fatalitas bahaya virus corona.

“Kami juga membantu mengingatkan kepada masyarakat bahwa vaksin ini saya ibaratkan seperti helm. Kalau helm berfungsi hanya mengurangi fatalitas apabila terjadi kecelakaan tetapi supaya kita terhindar dari kecelakaan kita harus ikuti aturan. Aturan yakni Prokes,” pungkasnya. (Wak jie/tintajabar.com)

banner 300250 banner 300250
banner 300250
banner 300250

Komentar