TINTAJABAR.COM, GARUT – Tragedi penganiayaan di Kecamatan Leles oleh seorang tersangka AGS als Picu6ng yang dilakukan kepada korban Tedy yang telah di beritakan sebelumnya di tintajabar.com, yang kasusnya sedang ditangani Polsek Leles.
Atas kejadian tersebut tidak terbendung yang dirasakan oleh teman-teman Tedy yang pergi bersama-sama dengan korban terutama Wina (21) Warga Leles. Wina menuturkan kepada tintajabar.com bahwa dia bersama teman-temanya termasuk korban tedy menggunakan mobil Avansa yang hendak pergi main ke Garut. ” saya bersama teman-teman hendak pergi ke garut tiba-tiba di jalan mobil yang ditumpangi di cegat oleh pelaku dan si pelaku menyuruh turun kepada supir dengan kata-kata kasar, dan supir turun,” katanya. Kamis (25/2/2021).
Setelah supir turun Wina dan teman-temannya terdiam dan kaget, karena ngga ada angin tidak ada hujan si pelaku ngomong kasar, dari sepengetahuan wina bahwa motor korban di parkir di tengah jalan menghalangi mobil avansa yang ditumpangi Korban Tedy dan teman-temannya sempat mengklakson motor dan pelaku tapi malah di bentak dengan nada kasar.
” setelah pelaku berkata kasar mobil dikepinggirkan oleh supir, supir turun dan sipelaku menghampiri supir dan memukul bagian sisi bibir hingga mengeluarkan darah, melihat kejadian itu seluruh orangvyang ada di dalam mobil turun untuk memisahkan karena terjadi pergulatan antara pelaku dan supir, dan orang-orang yang di mobil langsung memisahkan kejadian tersebut,” katanya.
Dari keterangan wina bahwa setelah sipelaku dapat dipisahkan dan yang ada di mobil meminta maaf atas kejadian tersebut termasuk tedy meminta maaf, tak lama setelah kejadian tersebut rombongan masuk lagi ke dalam mobil.
“Setelah semua naik mobil dan yang terakhir tedy tak dikira-kira sipelaku mengeluarkan sebilah senjata tajam dan langsung menyayat ke keher tedy,” kata wina ke tintajabar.com.
Melihat tedy terkapar dengan luka bekas sayatan di lehernya semua yang ada di mobil panik dan meminta tolong kepada warga sekitar. “Setelah melihat luka di leher tedy saya dan teman-teman minta tolong hingga warga sekitar datang mengamankan pelaku dan membawa korban ke Puskesmas leles dan saya menelpon Polsek Leles, tidak lama ada anggota polisi dari lalu lintas datang langsung mengamankan pelaku,” jelas wina.
Berdasarkan informasi yang diterima wina si pelaku sebelum kejadian telah ribut dengan pengendara motor lain dan berdasarkan informasi pula bahwa si pelaku sering buat keonaran dan pernah di penjara juga.
Winapun menuturkan bahwa luka yang di leher tedy cukup besar dan panjang, puskesmas Leles tidak sanggup menangani dan Tedy yang terluka langsung di larikan ke Rumah Sakit dr. Slamet Garut.
Wina dan teman yang ikut rombongan merasa sedih yang tidak terbendungkan karena musibah yang dialami tedy. ” untungnya pelaku langsung di amankan di Polsek Leles, semoga pelaku di beri hukuman yang seberat-beratnya,” pungkas Wina. (Frisca/tintajabar.com)















Komentar