TINTAJABAR.COM, GARUT – Menjelang Musyawarah Wilayah KAHMI Jawa Barat ke-4 di Purwakarata ayangbakan berlangsung pada tanggal 10-11 Maret 2021 di Kabupaten Purwakarta.
Sebagian Anggota Presidium KAHMI Garut saat di hubungi tintajabar.com di Fave Hotel menyatakan Muswil KAHMI Jawa Barat ke-4 dinyatakan tidak berkompeten dinyatakan bahwa Muswil KAMI Jabar yabg akan di sekenggarakan dinilai bermuatan politik kepentingan.
Sulaeman ST, MT menyatakan bahwa kegiatan Muswil yang akan diselenggarakan di Purwakarta banyak sekali muatan Politik.
“Kami bersama rekan-rekan Presidium KAHMI Kabupaten Garut menyatakan tidak akan datang karena Muswil di Purwakarta diindikasi bermuatan Politik dari Ketua Presidium KAHMI Jabar (Dedi Mulyadi-red),” katanya.
Sulaeman sendiri mengatakan kalaupun muswil diselenggarakan yang akan dipilih pastinya akan petahana kembali yaitu Dedi Mulyadi. “Jadi percuma saja diadakan muswil kalau hasilnya tidak ada, apalagi apa kontribusi buat Garut sendiri, sampai sekarang ini Ketua KAHMI tidak pernah menyinggung atau membantu KAHMI di daerah termasuk Garut,” katanya.
Dalam pertemuan Presidium KAHMI Garut Junaedin Basri, ST, Dian Hasanudin, Hendra, Aja Rawikarim menyatakan kalaupun hadir minta tidak akan memilih atau bahkan mendukung. ” kalaupun kami hadir di Muswil KAHMI Jabar akan meminta merombak struktur Presidium KAHMI Jabar bahkan minta Kettia Petahana tidak mencalonkan kembali, dan memiminta Majelis Presidium KAHMI Nasional segera mengambil alih Presidium KAHMI Wilayah Jabar ” Pungkasnya. (tintajabar.com)















Komentar