TINTAJABAR.COM, GARUT – Walapun Kabupaten Garut turun dari PPKM Darurat Level 4 menjadi Level 3 masih perlu pengawasan agar lonjakan kasus positif Covid-19 tidak naik lagi perlu menjadi perhatian serius semua pihak. Termasuk oleh Kepolisian Sektor Garut Kota yang berusaha mencegah penyebaran covid-19 oleh warga yang menjalani isolasi mandiri (Isoman).
Rumah warga terpapar Covid-19 dipasangi stiker Isoman. Hal ini sebagai cara untuk memudahkan Satgas Covid-19 dalam mengawasi mereka selama menjalankan isolasi mandiri.

Selain untuk mengawasi juga untuk melindungi warga baik yang di dalam rumah maupun di luar rumah atau lingkungan sekitarnya.
Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono., S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Garut Kota Kompol Deden Mulyana, SH., MH saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pemasangan stiker yang dilakukan oleh anggotanya team Tracer kelurahan Kota Wetan dan Nakes UPT Puskesmas Guntur adalah sebagai upaya dalam melindungi keluarga yang sedang menjalankan isoman maupun warga lingkungan sekitar.
“Pemasangan stiker di Kp. Sukaregang pesantren Rt.3 Rw.20 kel. Kota Wetan Kec. Garut Kota Kab. Garut pada hari ini adalah sebagai upaya dalam melindungi keluarga isoman dan warga sekitar agar terhindar dari penularan Covid-19, Apalagi warga yang isoman layak atau tidaknya untuk Isoman” katanya.

Menurutnya pemasangan stiker akan terus dilakukan sebagai upaya mencegah warga positif Covid-19 keluar rumah. Selain itu, Pemerintah daerah juga sudah menyiapkan tempat karantina terpusat untuk pasien positif covid-19.
Kompol Deden, berharap kepada warga dilingkungan sekitar rumah yang menjalankan isoman untuk saling menjaga dengan cara ikut mengawasi.
“Dengan kerjasama semua pihak, lonjakan kasus positif covid-19 dapat kita tekan dan pandemi segera berakhir,” pungkasnya. (Jie/tintajabar.com)










Komentar