TINTAJABAR.COM, GARUT – Usia memang bukan lah alasan untuk kita menuntut ilmu. Kalimat tersebut mewakili perjalanan Bapak Bungbung yang berusia diatas 50 tahun yang mengikuti pelatihan Seni Pangkas Rambut di Abah Atrox Barber Schooll yang beralamat Jalan Adiwinata Kp Peundeuy Rt. 001 Rw 010 Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut.
Pak bumbung yang pensiunan dari PT Peoni Jakarta mengatakan menuntut ilmu adalah wajib hukumnya walau diusia yang cukup senja tetap belajar terutama dalam mendapatkan ilmu keterampilan mencukur rambut.
“Setelah saya pensiunan dari PT Peoni di Jakarta saya merenung mau memgerjakan apa setelah pensiun nanti, yah setelah mencari informasi kesana kesini akhirnya saya mendapatkan sekolah Seni Cukur Abah Atrox Barber schooll,” katanya.

Pak bung bung pun merasa tidak kesulitan dalam mendapatkan ilmu teknik seni pangkas rambut karena selain materi teori yang di dapat bahkan praktek yang pula yang dikerjakan.
“Allhamdulillah materi yang diberikan oleh tenaga pengajar di Abah Atrox Barber School sangat mudah dipahami dan di praktekan oleh saya dalam seni pangkas rambut.” Katanya.
Selama siswa abah atrox barber school masih menimba ilmu bahkan langsung di praktekan dalam kegiatan bakti sosial Pangkas Rambut di Masyarakat.
“Saya juga merasa kaget selama belajar di abah atrox, dan langsung praktek di masyarakat, ya untungnya saya bisa berdasarkan ilmu yang didapat.” Kata bung bung.
Rijal Fadhillah pemilik Barber school yang akrab disapa Abah Atrox menjelaskan minat belajar di barber school Abah Atrox banyak peminatnya baik anak muda bahkan sampai orang tua.
“Selama ini yang menimba ilmu di barber school abah atrox umur tidak menjadi masalah, dimana ada niat untuk belajar pasti bisa, seperti pak Bungbung yang umurnya sudah masuk usia diatas 50 th saja masih ada kemauan untuk menambah ilmu.” Pungkas abah Atrox.
(Frisca/tintajabar.com)












Komentar