TINTAJABAR.COM, KBB – Warga Kampung Sekecengek, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bekerjasama bahu membahu mengadakan kegiatan atas Swadaya Masyarakat, untuk membuka pelebaran jalan gang, yang menggunakan hibah dari para pemilik tanah,pada Hari Minggu ,(6/6/2021).
Kegiatan tersebut di laksanakan pada hari Minggu,yang di dampingi dan dipantau langsung oleh Ketua Rw bernama Cecep,serta RT setempat, karena selama ini warga merasa kampungnya terisolir oleh akses jalan.
Akhirnya, wargapun membentuk Tim Percepatan Pembangunan Kegiatan Desa (TPPKD), untuk pengajuan akses jalan gang, dan juga jembatan di bantu dari Ombudsman Jakarta,dan rencana Ombudsman menunggu waktu 2 Minggu untuk survey kelapangan langsung, guna cek lokasi tersebut.
Asep sebagai Tokoh Masyarakat,mengatakan bahwa, membenarkan adanya kegiatan tersebut, dan menjelaskan “benar, Kampung Kami ini di anggap terisolir oleh Warga, dan benar-benar membutuhkan akses jalan untuk laju percepatan ekonomi Warga Masyarakat tersebut,“ ungkapnya.
“kenapa di bilang terisolir ,karena Kampung ini terapit oleh Tanah Hankam dan genangan air sungai Saguling , untuk mengambil akses jalan yang lebih dekat ke perkotaan, mau tidak mau, Kita harus mengambil jalur lintas saluran sungai Saguling ,yang di kelola oleh Indonesia Power (IP),“ terangnya.
Ketua TPPKD pun menambahkan “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Desa, dan Kecamatan terkait akses jalan ini, bahkan Kami juga di bantu dari OMBUDSMAN Lembaga Independent Negara ,yang Insya Allah Mereka akan turun langsung dari Jakarta , sekitar Minggu depan untuk meninjau lokasi yang akan di bangun jembatan tersebut , kajian dari pengajuan proposal akses jalan dan jembatan pun secara administratif Kami sudah tempuh dan sudah beres tinggal menunggu Rekomendasi dari pihak Indonesia Power (IP) sebagai pengelola sungai Saguling, setelah rekomendasi keluar ,maka Kamipun akan melanjutkan ke Tingkat Kabupaten, maupun ke Tingkat selanjutnya,”tegas Aprianto.
Selain itu, Asep Dedi Setiawan, yang biasa di sapa (Bang Ucok) Sebagai Sekretaris TPPKD menurutnya “Apabila terkait pengajuan Proposal ,Kami sudah siap, mengenai Rekomendasi dari IP dan pasti pihaknya akan memberikannya, karena ini adalah menyangkut kepentingan untuk fasilitas umum di Masyarakat, jangankan untuk Masyarakat, untuk Perumahan Kota Baru Parahiyangan pun IP bangun jembatan ada beberapa titik ,padahal itu adalah kepentingan pribadi ,akan tetapi pihak IP memberikan rekomendasi kok,”tuturnya.
Ucok menambahkan “Kami dari pihak Tim Panitia, sudah meminta pihak Desa dan Kecamatan untuk menempuh rekomendasi dari Indonesia Power, bilamana pihak IP benar tidak bisa menurunkan rekomendasi untuk pasilitas umum,khususnya untuk akses Jalan Jembatan Penghubung, apalagi ini untuk membantu satu daerah yang terisolir, maka pihak IP ini keterlaluan, dan pasti Kami Pihak Masyarakat bersama-sama akan Audensi langsung ke pihak Indonesia Power tersebut” Tegasnya.
(Red)







Komentar