TINTAJABAR.COM, PANGANDARAN – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Adang Hadari dinyatakan Positif Covid-19. Dua orang pimpinan daerah itu harus menjalani isolasi.
“Pak Bupati dan Pak Wakil positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yani Achmad Marzuki, Minggu (25/1).
Jeje menjelaskan, awalnya ia berinisiatif untuk menjalani rapid test antigen pada Jumat (22/1/2021). Hasilnya, ternyata negatif
Namun, Jeje merasa masih penasaran dan langsung menjalani swab Test, “Tadi subuh saya langsung menjalani swab, namun hasilnya invalid,” tuturnya.
Berhubung akan ada kunjungan Gubernur Jawa Barat, maka pada Minggu (24/01/2021) pagi, dilakukan swab test ulang dan hasilnya positif.
Jeje pun meminta pihak medis agar melakukan tracking terhadap orang-orang yang 14 hari terakhir berinteraksi dengannya. Hal ini dilakukan agar mendeteksi penyebaran virus corona.
Yani mengatakan, Jeje dan Adang berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG). Karenanya, keduanya tak menjalani isolasi di rumah sakit. “Kondisinya OTG, jadi karantina mandiri,” ujar dia.
Ia belum memastikan sumber awal tertularnya dua orang itu. Namun, pihaknya masih melakukan penelusuran tracing kepada orang yang pernah melakukan kontak erat dengan Jeje dan Adang.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, kasus Covid-19 di daerah itu masih terus mengalami penambahan. Dalam satu hari terakhir terdapat penambahan sebanyak 39 kasus. Hingga saat ini, total terdapat 609 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pangandaran.
Sebanyak 350 orang telah dinyatakan sembuh, 26 orang masih menjalani isolasi di rumah sakit, 217 orang menjalani karantina mandiri, dan 16 orang meninggal dunia.
Bupati juga berpesan kepada seluruh masyarakat Pangandaran agar tetap menjaga kesehatan dan meyakinkan bahwa virus corona itu nyata adanya.












Komentar