oleh

Kapolres Garut Tidak Main-main Dalam Penanganan Narkoba PJU dan Perwira Polres Garut di Tes Urine

TINTAJABAR.COM, GARUT – Kepolisian Resor Garut Polda Jabar, menyiapkan kegiatan tes urine mendadak untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyalahgunaan narkoba terhadap seluruh Pejabat Utama dan perwira Polres Garut bertempat di Aula Mumun Mapolres Garut Jalan Jenderal Sudirman Nomor 204 Garut.

“Tes urine mendadak merupakan salah satu cara yang akan digelar rutin sebagai upaya pencegahan, selain memberikan bimbingan rohani, mental dan kegiatan olahraga bersama agar para personel mendapatkan lingkungan yang positif,” kata Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono S.I.K., M.Si, Kamis (9/9/2021).

Menurut Kapolres Garut, berbagai upaya yang dilakukan dari dalam tersebut sebagai bentuk keseriusan Polres Garut agar para Pejabat Utama dan perwira Polres Garut tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

“Kami tidak main-main dalam penanganan Narkoba baik di lingkungan Polres Garut maupun di kabupaten garut dan selalu ingatkan kepada seluruh personel polres dan jajaran jangan sampai terlibat narkoba, karena akan ditindak secara tegas,” kata dia.

Jika ada oknum anggota yang terbukti terlibat narkoba, maka sesuai atensi Kapolri akan diancam hukuman terberat bisa sampai pemecatan tidak dengan hormat.


Hadir dalam kegiatan tes urine bagi Pejabat Utama dan perwira Polres Garut Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.IK., M.Si., Waka Polres Garut Kompol Andrey Valentino, S.IK., para Kabag, para Kasat, para Kasie, serta Perwira Polres Garut.

Selain pemeriksaan urine mendadak dan rutin, salah satu upaya antisipasi yang akan dilakukan yaitu pengawasan ketat terhadap anggota Polres garut Polda Jabar.

“Pengawasan dengan menggelar ‘sweeping’ dan tes urine terhadap personel secara mendadak akan efektif dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya sebagai aparat penegak hukum harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, sehingga pemberantasan terhadap penyalahgunaan narkoba dapat maksimal.

“Kita sudah mengingatkan setiap apel pagi agar menghindari bahaya narkoba, karena akan ditindak tegas, polisi itu harus bebas narkoba, karena polisi bertugas sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Jika polisi itu sendiri terlibat narkoba, maka dia tidak akan bisa melayani masyarakat secara prima,” pungkasnya. (Jie/Frisca/tintajabar.com)

banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250

Komentar