TINTAJABAR.COM, GARUT – Pada saat rombongan Pansus 1 DPRD Provinsi Jawa Barat tentang CDPOB Garut Utara berkunjung ke Sekretariat PM GATRA pada hari Kamis, 25 Februari 2022. Di lakukan sharring pendapat atau diskusi ringan tentang potensi-potensi Garut Utara jika tetapkan sebagai DOB Kab. Garut Utara.
Satu persatu wakil rakyat menyampaikan pendapatnya, sedangkan yang menjadi moderator diskusi di pimpin oleh Aep Saepudin Wakil Ketua 3 PM GATRA.
Ir. Deden Galih dari fraksi Gerindra, mengatakan, “saya adalah orang asli Limbangan, seyogianya jangan melupakan sejarah, soal moratorium biarkan saja berjalan secara politis, karena ujungnya ada di pusat, tinggal sekarang bagaimana kita harus bisa memainkan isu pemekaran, maka harus ada gerakan riak-riak di bawah supaya menjadi gaung dan menjadi viral sehingga menjadi konsumsi public.”. Ucapnya penuh semangat.
H. Holil Aksan selaku Ketum PM GATRA, mengatakan, “Insya Allah kalau terjadi pemekaran, Garut Utara tidak akan gagal, karena deklarasinya juga di gelar di makam sunan Cipancar Prabu Wijaya Kusumah Bupati Limbangan pertama. Ujarnya bangga.
Selanjutnya di katakan Holil Aksan bahwa Benteng Santri di Jabar, yah ada Limbangan, pokoknya lolosken hela Garut Utara, insya Allah kami akan berjuang maksimal untuk bisa meyakinkan pemerintah pusat dengan 3 opsi yaitu :
1. Meminta Daerah Otonomi Khusus untuk 3 Provinsi yaitu Jabar, Jakarta dan Banten sehubungan dengan pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim.
2. Meminta nama baru untuk provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda.
3. Meminta pemekaran Daerah Kab/Kota di Jawa Barat sekitar 40 Pemerintahan Daerah.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kami telah membuat lembaga yang legal FORKODETADA JAWA BARAT, alhamdulilah kami sudah menjalin komunikasi dengan para pengambil kebijakan di pusat, Limbangan adalah kota Pancasila, siapa yang menculik Presiden Soekarno, itu orang Limbangan, SDM Garut Utara telah banyak berjasa untuk bangsa Indonesia, Tri Sutrisno dan Umar Wirahadikusumah adalah orang asli dari Limbangan. Tegasnya.
“Kami sudah melakukan komunikasi dengan pa La Nyala Ketua DPD RI dan Ibu Eni anggota DPD dari Jawa Barat, itu sudah kami lakukan, tinggal sekarang CDOB Garut Utara di paripurnakan oleh DPRD JABAR dan Gubernur Jabar. Pungkas Holil Aksan Umarzen penuh harap. (Red/AS)








Komentar