TINTAJABAR.COM, GARUT – (Minggu 28/11/21) Salah satu daerah korban banjir bandang di Kecamatan Sukawening yakni Kp. Munjul Desa Mekarhurip Sukawening. Kp. Munjul ini terdiri dari kurang lebih 40 KK dengan jumlah penduduk 100 warga.

Sejak terjadinya banjir bandang (Sabtu 27/11/21) Lembaga Pencinta Alam PAGI yang di Motori oleh Uus Kartiwa ,turut tanggap membantu korban banjir bandang di Daerah Kp. Munjul Desa Mekarhurip.
Menurut Korlap saudara Dede mengatakan “kami begitu ada kabar berita mengenai terjadi banjir bandang ,segera mengumpulkan rekan-rekan anggota PAGI (Pencinta Alam Garut Indonesia) untuk terjun langsung ke lapangan yakni daerah Kp Munjul ini, ada sekitar 30 anggota yang turut ikut”.
“Begitu sore hari kejadian ,malamnya sekitar jam 20.00 malam kami dengan dibantu pula oleh BPNPB turut mengantisipasi keadaan. Terutama di malam hari mengenai penerangan yang gelap ,karena jaringan listrik PLN semalam dimatikan”.
“Di pagi harinya kami bahu membahu dengan unsur kelembagaan yang lain membersihkan puing-puing sampah yang menggunung ,terutama sampah sisa-sisa kayu bekas rumah yang terseret banjir bandang ini”. Jelasnya.
Menurut Uus pula “Kami menambah lagi tadi pagi sekitar delapan anggota”. “Dengan turut serta dalam membantu warga dari bencana banjir bandang ini ,setidaknya bisa mengurangi beban mereka, dan selalu mensuport agar tidak menjadikan warga Kp. Munjul ini mengalami trauma yang berat”.
“Mengenai bantuan sosial lainnya ,demi kemanusiaan insaallah akan kami lanjutkan baik moril maupun materil”. Imbuhnya. (Dady)












Komentar