TINTAJABAR.COM, GARUT – Meski Kabupaten Garut sudah memasuki PPKM darurat Level 3 dan sudah diberlakukan, keberadaan pasar tradional di kecamatan masih ramai pengunjung. Seperti di di Pasar Baraya Desa Banyuresmi Kec. Banyuresmi Kab. Garut. Kamis (29/7/2021)
Kapolsek Banyuresmi Kompol Supian BJ SH, menjelaskan pasar tradisional di Pasar Baraya Desa Banyuresmi menjadi salah satu pusat berkerumunnya warga setiap harinya. Masyarakat akan banyak yang datang untuk berbelanja kebutuhan sehari-harinya.

“Oleh karena itu kita sosialisasikan pada para pengunjung pasar jika Kabupaten Garut saat ini tengah menerapkan PPKM darurat Level 3,” terangnya saat dikonfirmai.
Dirinya menjelaskan selain sosialisasi, Kapolsek Banyuresmi melaksanakan Koordinasi dg Forkopimcam, Indag dan iwapa tentang pengaturan di kawasan patuh Prokes covid 19 di Pasar Baraya Desa Banyuresmi Kec. Banyuresmi Kab. Garut.
“Kami pada kesempatan ini melakukannkkordinasi baik dengan Forkompimcam Banyuresmi, Indag Kabupaten garut dan UPTD Pasar Baraya untuk mencari solusi dalam penanganan baik pedagang dan pembeli serta yang bisa kita lakukan hanya pengamanan dan imbauan saja. Karena memang aktifitas di pasar bukan salah satu yang dilarang untuk tetap berjalan selama PPKM darurat level 3 ini,” ungkapnya.

Kapolsek menghimbau baik kepada pedagang maupun pembeli untuk tetap melaksankan Prokes 5 M dan Vaksinasi guna untuk mencegah atau memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah Kec. Banyuresmi Kab. Garut.
“Makanya selama aktifitas di pasar Baraya Kecamatan Banyurrsmi berlangsung kita mencoba menekankan penyebaran covid-19 dengan tetap menggunakan masker jaga jarak serta cuci tangan sebelum dan sesudah bertansaksi, terutama jarak antara pembeli dan pedagang,” terangnya.
Bahkan untuk melakukan sosialisasi tersebut pihaknya harus menerjunkan sejumlah personel yang dikirim dari polsek, koramil, Satpol PP serta UPTD Pasar Baraya yang bertugas. Sehingga bisa memecah kerumunan yang terjadi selama di Pasar Baraya Desa Banyuresmi dan membagikan masker kepada warga dan pedagang.
“Operasi ini juga akan kita lakukan selama PPKM darurat level 3 berlangsung. Karena satu-satunya titik kerumunan di Kecamatan Banyuresmi ya hanya di pasar ini sekarang,” jelasnya.
Namun menurutnya, kesadaran yang dimiliki masyarakat di kecamatan ini cenderung ada kenaikan. Pasalnya, saat melakukan imbauan tersebut pihaknya sedikit menemukan orang yang tak bermasker. Rata-rata menurutnya pengunjung telah menyadari pentingnya bermasker saat beraktifitas di luar rumah.
“Hanya ada beberapa saja. Selebihnya, baik yang menggunakan motor maupun mobil umum itu mereka sudah menggunakan masker,” pungkasnya. (Jie/tintajabar.com)










Komentar