TINTAJABAR.COM, GARUT – Sebuah rumah di Kampung Tarikkolot, RT 02/RW 04, Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut terbar pada hari Kamis (30/9/2021) pukul 13.00 WIB.
Rumah semi permanen milik Harun (50) berukuran 10 x 6 berikut 1,5 ton padi yang menjadi abu dan harta benda di dalam rumah turut habis terbakar. Harun adalah salah seorang ketua rukun tetangga (RT) di Kampung Tarik kolot.

Sekretaris Kecamatan (sekmat-red) Mekarmukti Ma’mun Gunawan saat dihubungi tintajabar.com mengatakan musibah kebakaran Bapak Harun yang menghabiskan seluruh isi rumah hanya menyisakan tembok saja.
“Selain padi yang terbakar, juga 5 kwintal pupuk, uang tunai sebesar Rp2 juta, dan isi rumah lainnya. Akibat kebakaran tersebut bagian rumah yang tersisa tinggal temboknya, sementara bagian atap dan kusen yang terbuat dari kayu semuanya hangus,” Kata Sekmat.
Ia menambahkan, total kerugian material yang diderita ketua RT Kampung Tarikolot itu masih dihitung, dan tidak menimbulkan korban jiwa. “Penyebab kebakaran baru diduga berasal dari tungku pembuatan gula merah, karena keseharian pak Harun pembuat gula merah,” ujar Ma’mun.

Upaya pemadaman api dilakukan oleh warga sekitar dibantu sekmat, Pol PP, Babinsa, dan perangkat Desa Cijayana dengan menggunakan alat seadanya.
“Kami pun memberikan bantuan alakadarnya kepada keluarga korban sebagai bentuk solidaritas. Di lokasi, kini sedang dilakukan pembersihan puing-puing kebakaran oleh Disdamkar Bungbulang,” tutup Ma’mun. (Jie/tintajabar.com)












Komentar