TINTAJABAR.COM, GARUT – Bertempat di Kota Intan seputar Kabupaten Garut gadis penuh inspirasi dia Yuanita Putri kelahiran tahun 2001 aktivis perempuan berbincang ekslusif dengan kami mengatakan Merdeka Pendidikan dibumi Pertiwi ” bangsa yang besar adalah sumber manusianya mementingkan pendidikan ” Bangsa yang maju, bangsa yang punya visi, terlahir karena rasa empati gerakan Milenial dengan poros gerakan perubahan, m terwujud suatu tatanan hidup yang komfrehensif, semua butuh proses, ada perjuangan, penuh suka dan cita dalam mengejar impian, oleh karena itu katakan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki banyak surga dunia kaya akan segala hal, mulai dari aspek,agama, Budaya, Bahasa, adat istiadat,tentunya kemajemukan dalam bingkai keberagaman dan moderasi kebinekaan.(7/02/2023)
Dikatakan oleh Neng Yuan peraih nominasi Duta Bela Negara Jabar 2022, sosok feminisme, dalam hal ini anak muda harus cekatan dalam semua aktivitas karier, dia bercerita kepada kami, “Budaya merupakan salah satu kekayaan aset suatu bangsa. Bangsa memiliki citra di mata dunia karena kaya akan eksistensinya. Mungkin banyak orang yang tahu, tapi hanya sedikit yang faham benar akan pengertian dari budaya itu sendiri, milenial harus menjadi sosok pembeda, menjadi agen perubahan untuk memajukan diri sendiri bahkan memajukan bangsa, karena anak muda segudang talenta prestasi dulu baru kemudian prestise harus struktural”, ungkapnya
Sebagai generasi muda kekinian Yuanita Putri (milenial sejati) yang hidup di era society 5.0, “Jangan lupakan sejarah, hari ini kita bisa terbebas menghirup udara segar, dulu ada proses hidup mati para pejuang kemerdekaan indonesia mereka pahlawan sejati”, katanya
Sambungnya lagi, “generasi Milenial bagi Neng Yuan yakin memiliki etos kerja yang luar biasa, bisa berpikir kreatif, partipasi cerdas , segala hal bisa kompetitif dan visioner dalam nuansa bingkai kemajuan teknologi informasi dan komunikasi moderasi beragama”, tandasnya
“Di era digital tidak hanya kecerdasan ilmiah yang di kedepankan ingat, dzikir, pikir, amal shaleh menjadi regulasi akhlak yang mulya cerdas secara spritual, cerdas secara intelektual” dikatakan Neng Yuan
Kendati demikian menurutnya, anak muda jelas aset masa depan karena bangsa yang maju , bangsa yang mempunyai kompetensi itu tergantung generasi yang dibangun.
Ekspektasi tentunya, “Anak muda boleh pandai memainkan retorika tapi juga harus sadar untuk bisa mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat yang menjadi cita-cita besar seluruh para pejuang bangsa Indonesia, tingkatkan rasa nasionalisme kita untuk bumi Pertiwi”, jelasnya
“Harapan untuk semua generasi muda tentunya so pasti tingkatkan lagi etos kerja, belajar dengan baik, karena hidup itu butuh proses, hidup itu butuh perjuangan, keberhasilan adalah prodak kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, terus ikhtiar dan doa insya Allah perubahan hidup adalah suatu keniscayaan doa yang tulus allohuma amiin sukses untuk kita semua, suskes untuk negeriku tercinta, Merdeka Indonesia, pulih lebih cepat bangkit lebih sukses anak muda”, pungkasnya
(DF/Red)










Komentar