oleh

DKKG Apresiasi Langkah Bupati Garut dan Mengajak Budaya Baru Dengan Batasi Aktivitas

TINTAJABAR.COM, GARUT – Kabupaten Garut masuk ke dalam kategori zona merah Covid-19 di Jawa Barat berdasarkan data terbaru pada pekan ini.

Bupati Garut, Rudy Gunawan menegaskan pihaknya akan memberlakukan sejumlah kebijakan baru guna membatasi pergerakan masyarakat.

“Garut dinyatakan bersama 11 kabupaten/kota lain di Jawa Barat sebagai zona merah, artinya mulai hari ini kita melakukan pembatasan pergerakan masyarakat,” kata Rudy dalam keterangan resminya, Rabu 30 Juni 2021.

Adapun sejumlah kebijakan baru yang akan segera diberlakukan adalah penutupan tempat pariwisata dan penyekatan di beberapa tempat. Selain itu, jam operasional beberapa tempat pun akan dibatasi sampai jam 19.00 WIB.

Ketua DKKG Iwan Hendarsyah, SE yang akrab disapa Kang Jiwan saat dihubungi tintajabar.com, jumat (2/7/2021) mengatakan sangat Apresiasi dan mendukung langkah-langkah yang diambil oleh Bupati Garut Rudy Gunawan dalam mengatasi darurat covid-19 Kabupaten Garut.

“Kami sangat apresiasi dan mendukung langkah-langkah yang akan di laksanakan Pemda Garut dalam mengatasi dalam program memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut,” katanya.

Pemda Garut akan menutup tempat-tempat pariwisata dan melakukan penyekatan di beberapa tempat, untuk membatasi pergerakan orang dari kerumunan, akibat kurang sadarnya masyarakat dalam berkebudayaan baru (new normal)

“Penerapan kebiasaan (budaya) new normal yang tidak diindahkan mengakibatkan semakin parahnya penyebaran covid-19,” katanya.

Kang jiwan pun mengajak seluruh warga masyarakat Garut terutama para budayawan garut bersama-sama mendukung pemerintah dalam mengatasi covid-19 di kabupaten Garut, Terutama protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, meminimalisir mobilitas harus benar-benar diterapkan sehingga terbentuk menjadi budaya di masyarakat.

“Kami mohon masyarakat dan para budayawan untuk tenang, tetapi waspada dan tingkatkan protokol kesehatan, gunakan masker, membatasi kegiatan Seni Budaya yang mengundang kumpulan banyak orang,” Ujarnya

Budaya yang baik merupakan kebiasaan yang bermanfaatan bagi diri sendiri maupun orang lain terlebih untuk bangsa dan negara
Tanamkan sedini mungkin pada semua generasi bahwa nilai nilai budaya itu sangat mendasar untuk melestarikan tatanan kehidupan yang lebih baik

“Mari kita bersama-sama mematuhi semua ketentuan yang di keluarkan Pemerintah,” Pungkasnya. (Red/tintajabar.com)

banner 300250 banner 300250 banner 300250

Komentar

Tinggalkan Balasan