TINTAJABAR.COM, TASIKMALAYA –
H Aslim, SH Ketua DPRD Kota Tasikmalaya menghadiri kegiatan DPD PGM di acara Refleksi Hari Guru Nasional, di Aula STAI Tasikmalaya.
Dalam Refleksi Hari Guru Nasional bertemakan “Guru Peduli Cerdaskan Anak Bangsa” sekaligus Launching Buku Podcast Madrasah dan Do’a Bersama.
H Aslim, SH saat dimintai keterangan, ia menerangkan bahwa di Pasca Covid-19, hampir Dua Tahun para Guru-Guru itu cara belajarnya dengan daring.
“Pada hari ini sudah mulai tatap muka kembali, dan jangan sampai mengendorkan para semangat guru guru.”Ujar Ketua DPRD di Hadapan awak media, Senin (29/11/2021).
Ketua DPRD mengatakan dampak dari pembelajaran daring itu sangat mengurangi rasa semangat kepada Guru-Guru.
“Refleksi sekarang, pasca pandemi ini harus ditingkatkan semangat lebih baik, dikarenakan seperti apa guru hari ini. Alasanya, Guru itu bukan hanya mentrasper pelajaran ke murid. Tapi harus memberikan contoh tauladan yang baik, sebab kita sudah lama prihatin krisis akhlak di masyarakat.”Tegas H Aslim.
Ia menegaskan, kunci seorang guru harus terus memberikan contoh yang baik. Kalau hanya mentransper yang pelajaran itu sangat terlalu mudah.
“Sekarang, seorang guru harus memberikan contoh, dengan istilah Guru kencing berdiri dan murid kencing berlari.”Paparnya.
Ketua DPRD Kota Tasikmalaya sangat mengapresiasi, kegiatan refleksi ini mudah-mudahan bukan hanya di Hari Guru saja.
Akan tetapi, kali ini kegiatanya sekaligus Launching Buku Kapita Selekta Madarasah Hebat Bermartabat.
“Artinya hari ini guru sudah teruji seperti apa menulis dan menulis itu akan sangat bermanfaat.”Pungkasnya.












Komentar