oleh

Penanganan Banjir Bandang di Citengah dilakukan Komprehensif

TINTAJABAR.COM, SUMEDANG – Penanganan musibah banjir bandang di kawasan Citengah, Cipancar dan Gunasari Kecamatan Sumedang Selatan dilakukan secara komprehensif. Pemkab Sumedang telah melakukan assessment untuk mengetahui penyebab banjir, sehingga akan bisa diketahui cara pencegahan kedepannya.

“BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kami dengan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) telah melakukan assessment untuk mengecek apa penyebab utama banjir,” kata Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

Dari pengecekan itu, kata Dony, didapatkan beberapa penemuan lapangan. Diantaranya, adanya longsoran di Sungai Cikarut dan Sungai Cilimus yang berada di atas aliran Sungai Citengah. Dimana longsoran tersebut bisa menghambat saluran air sehingga bisa menjadi air bah atau banjir bandang.

Rencananya, hari Jumat ini akan diumumkan hasil assesment tersebut.

“Sampel airnya sudah dikumpulkan. Besok (hari ini) akan kami sampaikan apa penyebab utama banjir di disini, solusinya bagaimana, penanggulangan secara komprehensifnya seperti apa,” ucapnya.

Termasuk, kata bupati, antisipasi agar musibah serupa tidak terulang kembali.
“Objek wisata harus ada standar pengamanan bencana, desa siaga bencana, partisipasi masyarakatnya seperti apa. Pokoknya ini menjadi pelajaran berharga, kami akan tangani musibah banjir ini secara komperhensif,” tuturnya
(Red/TJc)

banner 300250banner 300250banner 300250banner 300250

Komentar