oleh

RSMBS Isi Kekurangan 1.000 Tempat Tidur Perawatan Kabupaten Bandung

TINTAJABAR.COM, KAB.BANDUNG – Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan RSMBS dr. Ade Lesmana mengatakan kehadiran rumah sakit swasta milik PP Muhammadiyah mengisi sebagian kekurangan tempat tidur perawatan yang dialami Kabupaten Bandung.

Menurut Ade, berdasarkan survei yang dikuatkan keterangan dari Bupati Bandung Dadang Supriatna, Kabupaten Bandung kekurangan 1.000 tempat tidur perawatan untuk melayani warganya terutama di Kabupaten Bandung bagian selatan.

“Berdasarkan survei sebelumnya dan keterangan langsung dari Bupati Bandung Pak Dadang Supriatna, Kabupaten Bandung memerlukan tambahan seribu tempat tidur untuk rawat inap” ujarnya.

Meskipun tidak dapat menambal kekurangan tempat tidur secara keseluruhan, namun keberadaan RSMBS sangat berarti dan dinantikan oleh masyarakat.

RSMBS berlokasi di Jalan Raya Laswi, Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Berdiri di atas lahan 1,1 hektare, RSMBS memiliki arsitektur modern dan ramah lingkungan.

Bangunan setinggi empat lantai memiliki 21 kamar perawatan, dengan 58 tempat tidur rawat, berbagai layanan umum dan spesialis dari Unit Gawat Darurat hingga operasi, serta masjid dua lantai untuk beribadah.

RS tipe D rencananya akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Bandung memiliki tambahan layanan kesehatan.

“Tentu saja dengan pertimbangan pelayanan, kita akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan agar semua lapisan masyarakat bisa terlayani di sini” ujarnya.

Ade menargetkan RSMBS mulai beroperasi awal 2023 setelah izin operasionalnya keluar.

“Setelah peresmian gedung ini tentu kita bersiap untuk ijin rumah sakitnya keluar. Ditargetkan pada tahun 2023 kami sudah bisa melayani masyarakat,” ungkapnya.

RSMBS diresmikan Ketua PP Muhammadiyah Haidar Nashir, Kamis (3/11/2022). Ikut menyaksikan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi berdirinya RSMBS. Namun Ia berpesan agar RSMBS menomorsatukan kenyamanan dan penggunaan teknologi.

“Percuma saja gedungnya megah, dokternya bagus, tetapi cara melayani pasien, buruk. Hospitality itu menurut saya yang terpenting. Lalu penggunaan teknologi yang saat ini tidak bisa dielakkan lagi  harus benar-benar dioptimalkan,” katanya
(Red)

banner 300250banner 300250banner 300250banner 300250

Komentar