oleh

Sidang Tahunan MPR 2022, Isi Pidato Jokowi Singgung Soal Gaji PNS

TINTAJABAR.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau biasa dipanggil dengan Jokowi pada hari ini Selasa 16 Agustus 2022 diketahui melakukan pidato kenegaraan pada sidang tahunan MPR RI.

Jokowi yang hadir dengan ibu Iriana, memakai baju adat Belangka Belitung.

Dalam pidato kenegaraan tersebut Jokowi memberikan poin beberapa poin penting.

Hal ini pun menjadi perhatian banga Indonesia jelang HUT RI kemerdekaan yang akan jatuh pada 17 Agustus 2022.

Berikut beberapa poin pidato kenegaraan yang dilakukan Jokowi pada sidang tahunan MPR RI seperti dilansir dalam suara.com

1. Jaminan perlindungan hukum untuk masyarakat

Dalam pidato kenegaraannya, Jokowi sempat mengungkap soal perlindungan hukum, sosial politik, dan ekonomi untuk setiap masyarakat harus semakin diperkuat demi mempertahankan rasa keadilan di setiap diri Warga Negara Indonesia. Tak hanya itu, Jokowi juga mengungkap keadilan adalah salah satu kunci terlaksananya kehidupan suatu negara.

“Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, tanpa pandang bulu” ungkap Jokowi lewat Youtube Sekretariat Negara.

2. Singgung soal HAM

Tak hanya itu, Jokowi juga mengklaim bahwa dirinya sudah menandatangani Keputusan Presiden tentang Pembentukan Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu.

Hal ini disampaikan Jokowi sebagai salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah demi menegakkan HAM secara adil untuk seluruh rakyat tanpa melihat dari golongan manapun.

3. Bahas soal pemberantasan korupsi

Jokowi juga menyampaikan bahwa lembaga negara telah berhasil mengungkap 3 kasus korupsi dengan nilai hingga triliyunan rupiah, yaitu korupsi Jiwasraya, Garuda, dan juga ASABRI.

“Korupsi besar di Jiwasraya, ASABRI, dan Garuda berhasil dibongkar dan pembenahan total telah dimulai” jelas Jokowi.

4. Krisis ekonomi masih di depan mata

Pandemi Covid-19 yang sudah mereda sekarang ternyata belum menjamin kebangkitan ekonomi global, termasuk ekonomi nasional. Selain itu, perang antara Ukraina dan Rusia juga menambah krisis yang terjadi, mengingat kedua negara ini memiliki hubungan ekspor impor dengan berbagai negara sehingga membuat banyaknya hambatan

“Semua negara di seluruh dunia,sedang menghadapi ujian. Krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya pulih.” ungkap Jokowi.

5. Ingatkan soal persaingan politik

Hal yang paling digarisbawahi Jokowi pada pidato kenegaraan ini adalah persaingan politik pada pemilu 2024. Jokowi juga mengingatkan soal politik identitas yang lekat dengan persaingan politik demi kemenangan suatu kelompok.

“Saya ingatkan, jangan ada lagi politik identitas. Jangan ada lagi politisasi agama. Jangan ada lagi polarisasi sosial” tambah

Ia juga mengungkap bahwa kolaborasi antara masyarakat dan para pemuka agama akan menjadikan tujuan negara Indonesia akan terus dilakukan demi kemajuan negara.

Sayangnya dalam sidang tahunan MPR RI Jokowi tidak menyinggung tentang gaji PNS namun kelima poin yang disampaikan tersebut patut menjadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia.
(**Red)

banner 300250banner 300250banner 300250banner 300250

Komentar