TINTAJABAR.COM, GARUT – Pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir berdampak serius terhadap kelangsungan hidup seniman dan pekerja seni Budaya di Kabipaten Khususnya, Sehingga Bupati Garut H. Rudy Gunawan turun langsung memberikan bantuan kepada insan seni budaya di Kabupaten Garut.
Ketua Dewan Kebudayaan kabupaten Garut Irwan Hendasyah, SE saat dihubungi tintajabar.com mengatakan dengan adanya Covid-19 dan dengan diberlakukannya PPKM Darurat, banyak kendala yang muncul diantaranya tidak ada lahan untuk penampilan seni budaya baik di hajatan atau acara apapun.
“Ya sangat berat sekali yang dirasakan para insan seni budaya terutama padepokan-padepokan lingkung Seni Dikabupaten Garut yang terimbas dengan adanya PPKM Darurat uang diberlakukan dan apalagi sekarang diperpanjang hingga 16 Agustus 2021.” Kata Iwan Hendasyah, SE yang akrab disapa Kang Jiwan.
Kang Jiwanpun merasa terharu dan bahagia kepada Bapak Bupati Garut yang telah membantu para pekerja Seni Budaya Garut yang terimbas PPKM Darurat dengan adanya bantuan Sosial.
Berdasarkan informasi dari kang jiwan pembagian bansos bagi pekerja seni budaya dilaksanakan di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut beberapa hari yang lalu, serta disaksikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut H Budi Gan Gan Gumilar, SH, M.Si.
“Saya atas nama pribadi dan lembaga mengucapkan Terima Kasih atas Perhartian Bapak Bupati Garut yang mana telah membantu pekerja seni budaya dengan disalurkannya bantuan sosial,” kata kang jiwan.
Kang jiwan menjelaskan bahwa ada ribuan pekerja seni yang terimbas PPKM Darurat ini, yang sehingga survave, karena tidak ada kegiatan terutama tidak ada yang memanggil untuk mementaskan seni budaya kabupaten Garut.
“Kami menyadari dan mendukung pemerintah dalam program PPKM Darurat ini, walaupun ada kelonggaran tetap kami akan istirahat hingga pandemi dan PPKM Darurat berakhir,” ucap Jiwan.
Kang Jiwan berharap dan menghimbau selama kegiatan latihan di padepokan-padepokan dan sanggar-sanggar latihan dengan memperhatikan Protokol Kesehatan, dan jangan banyak berkerumun dalam latihan tetap jaga Kebersihan dan Kesehatan, pungkasnya. (Jie/tintajabar.com)












Komentar