TINTAJABAR.COM, GARUT – Dalam rangka upaya peningkatan kompetensi sosiokultural, Lembaga Adminsitrasi Negara mengadakan program bakti sosial “Daun Pedas” Dana Untuk Peduli Sesama dengan menyalurkan 300 paket sembako khusus bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Cigadog, Cikelet, Kabupaten Garut, pada Jum’at (24/9/2021).
Pembagian sembako menyusuri perkampungan yang ada di Desa Cigadog, yang didampingi Staf Ahli Bupati Garut, H. Wawan Nurdin, yang juga sebagai penggagas program “Ngumabara Lembur”.
Adi Suryanto selaku Kepala LAN RI, yang merupakan tim rombongan “Daun Pedas” menyampaikan, program ini merupakan bentuk kepedulian pegawai LAN kepada sesama, khususnya ketika terjadi Pandemi Covid-19, hal ini diharapkan juga dapat meningkatkan kompetensi sosiokultural pegawai LAN. ujar Adi, Sabtu (25/9/2021).
Adapun target pemberian paket sembako adalah masyarakat yang telah di data oleh pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Sehingga tim dalam proses penyaluran bantuan tidak mengalami kesulitan.
Sementara Hari Nugraha selaku Kepala Puslatbang PKASN yang memawikil pegawai LAN, mengatakan, pemberian paket sembako mampu membantu meringankan masyarakat ditengah kondisi pandemi Covid-19, yang telah melanda Indonesia satu tahun lebih.
“Semoga kegiatan “Daun Pedas” ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Cigadog, khususnya masyarakat yang membutuhkan, kami menyiapkan sebanyak 300 paket sembako, dengan harapan dapat meringankan kesulitan masyarakat desa Cigadog di saat Pandemi Covid-19,” ungkap Hari.
Selain daripada penyampaian paket sembako, pada kegiatan ini pun LAN melalui program “ Setia Peduli” yang digagas oleh Joni Dawud, selaku Direktur Poltek STIA LAN memberikan 7 set peralatan olahraga yang terdiri dari bola sepak, net dan bola voli untuk karang taruna desa Cigadog dan 52 mushaf Al-Qur’an yang diberikan kepada MUI desa Cigadog.
“Kami Poltek STIA LAN Bandung juga menggagas program setia peduli, pada kesempatan kali ini, kami memberikan 7 set peralatan olahraga dan 52 mushaf Al-Qur’an, ini juga salah satu bentuk kepeduliaan kami, semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi karang taruna maupun MUI Desa Cigadog,” kata Joni.
Sementara, Wawan Nurdin selaku Staf Ahli Bupati Bidang pemerintahan Kabupaten Garut, menyampaikan ucapan terima kasih kepada LAN yang telah memilih Desa Cigadog sebagai tempat pelaksanaan baksos “daun pedas”.
“Memang Desa Cigadog ini merupakan salah satu Desa yang memiliki Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) yang cukup rendah. Sehingga pemerintah Kabupaten Garut merancang sebuah program yang Bernama “Ngumbara Lembur” sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat desa melalui peran BUMDES dalam mengelola Desa Wisata dengan konsep pentahelix di Kabupaten Garut”, pungkas Wawan. (Red/tintajabar.com)












Komentar