oleh

85 Orang Penerima PKH Gelar Workshop Pengenalan dan Optimalisasi Marketplace di Kecamatan Salopa

TINTAJABAR.COM, KAB.TASIKMALAYA
Sebanyak 85 orang Kelompok Penerima Manfaat (KPM) PKH Kecamatan Salopa gelar kegiatan Workshop Pengenalan dan Optimalisasi Marketplace di Aula Kecamatan Salopa pada 14 Oktober 2021.

Kegiatan Workshop tersebut yang di selenggarakan oleh pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya.

Saat di wawanca wartawan, Jum’at (15/10/2021) Saepul Milah, S.Pd selaku Korcam PKH Salopa, ia mengatakan Kegiatan Workshop dan pengenalan Optimaliasasi Marketplace tujuanya adalah dalam rangka pengelanan Online Shop, untuk memberikan pemahaman tentang Marketplace dari mulai mendaftar akun sampai mampu menjual produk.

“Mengoptimalkan marketplace agar dikenal dan mendapat penjualan yang optimal, memberikan pemahaman tentang berbagai platform pendukung sebagai media promosi barang, mendorong KPM untuk inovatif dalam membuat produk yang siap bersaing.”Ucap Saepul.

Saepul Milah, S.Pd menjelaskan targetnya yaitu kepada 3600 KPM PKH yang sudah terjaring.

“Dari pengenalan Online Shop ini kepada KPM yang sudah biasa berjualan di Online terutama yang bisa dalam hal Ilmu Teknologi (IT). Dalam keterbatasanya, kegiatan Workshop ini menghadirkan 85 orang KPM PKH yang sudah biasa berjualan di online.”Sambungnya.

Keunggulan Marketplace merupakan sebuah platform dimana nantinya KPM akan mendapatkan fasilitas jual beli dengan berbagai macam toko.

Umumnya, jika dilihat dari kasat mata marketplace sendiri memiliki konsep yang sama dengan pasar tradisional secara nyata. Hanya saja, keberadaan marketplace ini sendiri dapat dilangsungkan secara online.

“Kemudian, KPM (Pemilik akun Marketplace) dapat mengelola sendiri akunnya mendesain dan mempromosikan produk secara luas melalui platform pendukung medsos dan media lainnya. Bahkan Marketplace masih bisa dijalankan meskipun KPM tidak memproduksi barang, KPM bisa melakukan metode dropship Tranksaksi ini sendiri bahkan dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan simple.”Ujarnya.

Sehingga, KPM yang sudah mempunyai produk usaha seperti kripik, pakaian, dan lain-lain bisa meningkatkan daya beli masyarakat di kegiatan Workshop. agar mereka supaya memahami bagaimana cara membuat akun di media online, shopee, lazada, dan cara memasarkanya.

Kendati demikian, kalau mereka sudah mempunyai akun online, KPM PKH itu nantinya ada salah satu perwakilan dari perwakilan kelompok dari acara worshop ini.

Selanjutnya, mereka akan menjadi operator di kelompoknya. Lalu, kalau sudah berkembang, KPM PKH tidak hanya mengharapkan bantuan dari Pemerintah saja. Tetapi, mereka sudah bisa usaha mandiri sehingga nanti akan mengurangi beban Pemerintah dalam memberikan bantuan sosial dan mereka juga harus siap di Graduasi kalau memang usahanya sudah berkembang secara maksimal.
(RZ/Frisca/tintajabar.com)

banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250 banner 300250

Komentar