Kebudayaan itu Belum Tentu Kesenian
Penulis oleh: Kang Oos Supyadin, Garut Selatan (Garsel)

TINTAJABAR.COM, GARUT – PEMAHAMAN selama ini tentang seni dan budaya jujur saja ya itu-itu juga dalam arti sama saja. Nah untuk bisa menjelaskan apakah seni itu budaya ataukah budaya belum tentu seni, maka terlebih dahulu kita harus bisa membedakan dulu antara Seni dan Budaya. Dan hal ini pulalah yang selama ini selalu muncul dalam pikiran penulis, yaitu pertanyaan mengenai “Apa sih bedanya seni sama budaya? Apakah ada hubungan antara keduanya dalam arti sesungguhnya?”.
Perbedaan seni dan budaya menurut beberapa pandangan, sebagai berikut:
A. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
Seni adalah:
1. kemampuan membuat karya yang bermutu
2. karya yang diciptakan dengan keahlian yang luar biasa, dll.
Budaya adalah:
1. akal budi, pikiran
2. adat istiadat
3. kebiasaan, dll.
B. Menurut Art Energic
Seni adalah Sesuatu yang bisa memuaskan batin seseorang karena keindahannya, keunikannya, ataupun hal lainnya.
Budaya adalah Suatu kegiatan yang dihasilkan dari pola masyarakat yang dilakukan berulang-ulang serta diturunkan dari satu generasi ke generasi.
C. Menurut Ilmu Antropologi
1. Budaya dan Kebudayaan
Budaya berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani.
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung mengganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Secara Umum, kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem de atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Dalam ilmu antroplogi, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
a. Unsur Kebudayaan

Menurut Koentjaraningrat (1985) menyebutkan bahwa unsur-unsur kebudayaan terdiri atas tujuh bagian yang menjadi isi pokok kebudayaan, yakni :
1). Sistem Bahasa : sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi sebagai antar sesama manusia.
2). Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi : sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang-barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengan makhluk hidup yang lain.
3). Sistem Ekonomi dan Pencaharian Hidup : sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang-barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengan makhluk hidup yang lain.
4). Sistem Kemasyaratan : sistem yang timbul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memilki kelemahan dan kelebihan masing-masing antar individu sehingga timbul rasa
5). Ilmu Pengetahuan : sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.
6). Kesenian : setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.
7). Sistem Agama : kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.
b. Wujud Kebudayaan
Menurut Prof. Koentjaraningrat berpendirian bahwa wujud kebudayaan dibagi menjadi tiga yaitu :
1). Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide, gagasan, nilai, norma, peraturan, dan sebagainya.
2). Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat.
3). Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.
2. Seni dan Kesenian
Kesenian merupakan salah satu unsur dari tujuh unsur kebudayaan. Seni dan kesenian adalah dua buah kata, yaitu kata dasar dan bentukan yang menurut orang dikatakan memilki pengertian yang sama, namun sebenarnya berbeda. Kata seni memiliki banyak arti bisa baik / bagus, halus / luwes, kecil maupun indah.
Seni adalah rasa kagum (kesadaran jiwa) karena pengaruh hasil karya manusia secara audio dan visual, sedangkan indah adalah rasa kesadaran jiwa karena pengaruh diluar karya manusia (pengaruh alam). Kesenian memiliki pengertian yang berbeda. Pengertian kesenian yaitu dunia ide dan rasa yang berselimut estetika yang manifestasinya disebut karya seni. Kesenian memilki banyak bentuk, ada berupa seni tari, seni karawitan, seni pedalangan, seni rupa, seni sastra dan lain sebagainya. Ada banyak definisi tentang kesenian, yaitu :
a. Secara sistematik (menurut arti katanya), kesenian adalah hal-hal yang berhubungan dengan kehalusan.
Secara leksikal (menurut arti kamus), kesenian adalah segala hasil ciptaan karya manusia yang manusia yang dapat menggugah dan menimbulkan perasaan terharu.
b. Secara umum, kesenian adalah hasil ciptaan karya manusia yang mengandung unsur-unsur dalam keadaan utuh, lengkap dan harmonis.
Setelah menelaah dan mengkaji perbedaan dan arti dari seni dan budaya tadi, maka dapat kita simpulkan bahwa:
1. Seni sudah tentu budaya
2. Budaya belum tentu seni
3. Seni dan budaya akan saling berkesinambungan untuk menjadi sesuatu yang sangat bernilai di dunia ini.
Semoga tulisan ini bermanfaat khususnya bagi para penggiat dan pelaku seni dan budaya.
Garut, 02 September 2022
(Frisca/tintajabar.com)







Komentar