oleh

Saat Pulang dari Bandung Menuju Garut, Yudha Langsung Mengunjungi Rumah Pak Ohar yang Kebakaran

TINTAJABAR.COM, KOTA BANDUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, Ketika arah pulang dari Kota Bandung menuju ke Garut, mengungkapkan, ” Kebetulan saya mendengar kabar ada musibah kebakaran di Kampung Haurseah RT 02 RW 04 Desa Cipicung Kecamatan Banyuresmi, lalu tak pikir panjang saya memutuskan untuk langsung ke tempat kejadian kebakaran, sekitar pukul 17.00 WIB, sedang musibah kebakaran terjadi pada hari Rabu (31/08/22) pukul 15.15 WIB “, ungkap Yudha


Yudha mengatakan, Bahwa ada dua rumah yang habis terbakar, satu rumah milik Pak Ohar seorang lansia yang sudah tak dapat berjalan, dan yang satu lagi rumah milik Emak Popon, sedangkan tiga rumah lainnya terselamatkan karena tidak ikut hangus semua terbakar ( hanya sedikit yang kena ), inipun berkat kesigapan warga sekitar dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut”, katanya

Dari peristiwa kebakaran ini, ada cerita yang membuat hati terenyuh saat tahu bahwa Pak Ohar seorang yang sudah tua renta dan tak dapat berjalan, mempunyai anak perempuan,.anak putrinya yang bernama Yani hanya bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) yang terima gajinya hanya 20 ribu perhari.

“Putri Pak Ohar ini, kebetulan tempat kerjanya masih satu desa jadi tidak begitu jauh, ketika Teh Yani pulang kerja dan hampir berbarengan kedatangan dengan saya (Yudha), Teh Yani langsung shock dan menangis melihat rumah ayahnya yang sudah rata dengan tanah, Teh Yani sendiri tinggal di rumah panggung ( rumah milik orang lain di Bandung) dan tidak jauh dari rumah ayahnya Pak Ohar”,Terang Yudha

“Peristiwa kebakaran yang menimpa ayahnya ini, Teh Yani sangat bersedih karena dia menumpang di rumah orang lain yang tidak layak untuk dihuni, apalagi jika hujan bocor, semua sudut rumah kena air hujan dan kini ayahnya tak punya tempat tinggal dan ikut tinggal di rumah reyot yang dia tinggali ini, juga ditambah
dengan kondisi pendapatannya yang sangat minim, dia yang hanya terima upah 20 ribu per-hari, tentu Teh Yani sangat bersedih karena ayahnya kini butuh support lebih dari dirinya”, papar Yudha dengan rasa prihatin dan sedih

“Kita bisa bayangkan bagaimana beratnya beban keluarga yang sedang ditimpa musibah ini?”

Kini Harapan saya kepada, “Pemerintah Desa dapat memperkokoh kegotongroyongan warga sedesa untuk peduli dan perhatian kepada warganya terutama tetangganya yang terkena musibah, Pemdes Cipicung bisa keliling ke para lansia ke orang-orang yang kurang mampu di desanya”, tandasnya

“Insya Allah besok Kamis 1 September 2022, saya akan berkunjung kembali bersama Dinas Sosial Kabupaten Garut dan semoga ada Kader PDI Perjuangan lainnya yang bisa ikut besok, untuk berbagi tali asih, meringankan beban warga Haurseah Cipicung yang mengalami musibah kebakaran”, pungkasnya
(Frisca/tintajabar.com)

banner 300250banner 300250banner 300250banner 300250

Komentar