TINTAJABAR.COM, GARUT – Pelaksanaan Pelantikan Pengurus MPAC FAHMI TAMAMI Kab. Garut oleh Wakil Ketua MPW FAHMI TAMAMI Provinsi Jawa Barat, KH. Drs. Agus Munawir pada hari Kamis, 20 Oktober 2022 di Gedung Islamic Centre Garut berlangsung Khidmat, Meriah, Sukses dan Gebyar. Hadir Wakil Bupati Garut dr. H. Helmi Budiman, MM, Kepala Badan Kesbangpol Kab. Garut, LSM DPW PEJABAT Kab. Garut, Paguyuban Budaya Sunda, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut, Laznas NU, Para Ketua Parpol seperti Ketua DPC Nasdem, Ketua DPC Demokrat, Sekum PPP, Perwakilan dari DPD PKS Kab. Garut, Perwakilan dari Partai Gerindra serta beberapa Ketua LSM yang ada di Kab. Garut.
Ketika di Konfirmasi, Aep Saepudin selaku Ketua Panitia yang sekaligus sebagai Ketua MPC FAHMI TAMAMI Kab. Garut mengucapkan terimakasih kepada panitia dan pengurus FAHMI TAMAMI yang telah bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas sehingga acara pelantikan Pengurus MPAC FAHMI TAMAMI se-Kab. Garut bisa berjalan sesuai rencana sukses, aman, lancar dan kondusip. Ujarnya penuh semangat.
Selanjutnya kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Yang Terhormat, KH. DR. Jujun Junaedi, M.Ag, sahabat kami yang rencananya mau hadir untuk melantik Pengurus MPAC FAHMI TAMAMI, tapi karena beliau belum fix kesehatan, akhirnya mewakilkan kepada KH. Drs. Agus Munawir.
Untuk itu mari kita do’akan bersama, semoga KH. Jujun Junaedi di berikan kesehatan terus oleh Allah SWT serta senantiasa ada dalam lindungan Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Imbuhnya penuh harap.
“Tidak ketinggalan, kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat Bpk. dr. H. Helmi Budiman, MM selaku Wakil Bupati Garut, Ketua Dewan Pembina dan Dewan Penasehat FAHMI TAMAMI yang telah membantu kegiatan ini, semoga di balas oleh Allah SWT dengan yang lebih baik dan senantiasa di qabulkan semua permaksudannya.
Dan tak kalah pentingnya kami mengucapkan terimakasih kepada para Ketua Partai Politik yang ada di Kab. Garut yang telah hadir ke sini, sengaja kami undang semua Ketua Parpol, untuk menunjukan bahwa FAHMI TAMAMI bersifat independent dan tidak memihak kepada salahsatu parpol, jadi secara kelembagaan FAHMI TAMAMI adalah NETRAL, INDEPENDEN dan TERBUKA untuk semua pihak, tapi secara Pribadi-Pribadinya di berikan kebebasan kepada pengurus dan anggota untuk dapat menyalurkan aspirasi politiknya sesuai hati masing-masing. Ujarnya Tegas.
“Mari Kita makmurkan dan berdayakan peran dan fungsi Masjid/Musholla sebagai pusat kegiatan umat Islam dalam upaya menjungjungtinggi tinggi Ukhuwah Islamiyyah, Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Bashoriyah.”. Cetusnya.
Di Masjid bukan bicara tentang ibadah saja, belajar ilmu piqih dan membaca Alquran, tapi Masjid harus menjadi sumber inspirasi dan pusat kegiatan umat Islam sebagaimana yang telah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Masjid harus di jadikan sebagai pusat bela negara, pusat pemerintahan dan pusat informasi kepada warga masyarakat.
Alhamdulilah pada tgl 9 Juni 2022 kami telah di Lantik sebagai Pengurus MPC FAHMI TAMAMI Kab Garut oleh Ketua Umum Prof. KH. Rhoma Irama di Soneta Record, salahsatu tugas dari kepengurusan kami adalah membentuk pengurus MPC FAHMI TAMAMI tingkat kecamatan. Alhamdulilah dalam waktu 4 bulan lebih, telah terbentuk kepengurusan di 42 Kecamatan dan menambah personil untuk kepengurusan di MPC FAHMI TAMAMI Kab. Garut. Insya Allah Hari ini, sebentar lagi akan di Lantik oleh KH. Agus Munawir sebagai Wakil Ketua MPW FAHMI TAMAMI Provinsi Jawa Barat.
Hadirin yang berbahagia pada acara nanti akan di hibur oleh Rhoma Irama KW2 dan FORSA GARUT. Alhamdulilah kami selalu bermitra dan berkolaborasi dengan FORSA dalam berbagai event kegiatan, Mohon maaf Sebelum saya menjadi Ketua FAHMI TAMAMI Garut, saya adalah mantan Ketua DPC Partai Idaman Kab. Garut, namun tidak lulus verifikasi faktual oleh KPU sehingga partai idaman tidak bisa menjadi peserta pemilu. Coba kalau lolos verifikasi, mungkin saya berdiri disini punya jabatan sebagai anggota DPRD Kab. Garut, karena yang namanya Ketua Partai, Pasti akan mendapatkan nomor urut 1 dan peluang menangnya akan lebih besar daripada nomor urut sepatu. Ungkap Aep bernostalgia.
Tapi itulah politik, mungkin ini nasib yang terbaik bagi saya, semuanya telah di atur oleh Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa dan maha perkasa, cita-cita boleh pingin jadi anggota dewan, tapi Tuhan berkehendak lain, Alhamdulilah sekarang saya di takdirkan untuk menjadi Guru ASN P3K, Makanya Sekarang Saya mau Pensiun dulu dari Kancah Politik, saya mau fokus dalam pencerdasan anak bangsa melalui lembaga pendidikan dan FAHMI TAMAMI. Imbuhnya pasrah.
Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga dengan kehadiran FAHMI TAMAMI di Kab. Garut dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi, apalagi Kab. Garut di sebut sebagai Kota Santri atau Daerah Religius harus benar-benar di realisasikan dalam kehidupan keseharian, Garut jangan hanya terkenal karena gosip negatifnya saja, tapi yang positif juga harus menasional dan mendunia, Alhamdulilah belum lama ini group Pasheman’90 dari SMKN 2 Garut telah menjadi juara 1 Indonesia Got Talent, sehingga menjadi Viral dan Buming Nama Garut di media sosial, media elektronik, mudah-mudahan di susul oleh prestasi yang lainnya dibidang keagamaan, perekonomian, perindustrian, perkulitan, perdombaan dan pertanian, jeruk Garut harus bisa merajai pasar dan swalayan di Indonesia jangan kalah oleh jeruk Unyil dari Bangkok. Tegasnya.
Saatnya warga masyarakat yang ada di Kab. Garut bersatu padu sareundeuk saigeul sapihanean menuju Kab. Garut yang Mandiri, Maju, Adil, Makmur dan Sejahtera serta senantiasa ada dalam Ridho Allah SWT.
Semoga para pimpinan Parpol yang hadir hari ini di Gedung Islamic Center, bisa bersatu padu dan berkoalisi untuk mensukseskan, Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Pilkada Garut pada tahun 2024. Cetusnya penuh diplomasi.
Drs. H. Nurodin, M.Si Kepala Badan Kesbangpol, mengatakan bahwa FAHMI TAMAMI adalah organisasi yang bernafaskan Islam, untuk itu Islam haruslah menjadi rahmatan Lil Al-Amin. Ucapnya.
“Sekarang di Garut mulai tumbuh kelompok intoleran yang harus sikapi dengan tegas, maka perlu dukungan dari semua pihak. Tuturnya.
“Kembalikan Islam kepada yang sebenarnya dalam membangun Ukhuwah Islamiyyah Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Bashoriyah, Mari kita bumingkan gerakan memakmurkan Masjid dalam berbagai bidang kehidupan baik di dunia maupun ukhriwi. Pungkasnya.
(AS/TJc)










Komentar