TINTAJABAR.COM, GARUT – Bagi masyarakat yang mengajukan atau pemohon pembuatan SIM baru dan perpanjangan, Sentra pelayanan penerbitan SIM di Satlantas Polres Garut selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
Dikatakan Baur Sim Polres Garut Aiptu Tata Setiawan selama Ramadhan dan dimasa pandemi Covid-19 ini pihaknya tetap membuka pelayanan SIM seperti biasa, namun dalam pelayanannya, pihaknya tetap menerapkan SOP kesehatan di pelayanan publik sebagai upaya menjaga kesehatan, Ahad (30/04)
Khusus untuk para pemohon SIM mereka wajib menggunakan masker, sebelum memasuki Satpas pemohon juga wajib mencuci tangan terlebih dahulu, lalu ukur suhu tubuh,” katanya.
Disampaikan Tata, di dalam ruangan Satpas, pihaknya juga menyiapkan hand sanitizer, para pemohon dan petugas dapat selalu menggunakan hand sanitizer untuk menjaga tangan tetap steril.
Polres Garut juga tetap menerapkan physical distancing dengan cara memberi jarak untuk antrian di ruang tunggu Satpas kepada pemohon pembuatan SIM. Sedangkan untuk petugas kepolisian yang melayani pemohon juga harus menggunakan masker dan sarung tangan.
Saat memasuki Gedung Satpas, pemohon atau masyarakat juga diminta untuk mencuci tangan terlebih dahulu di wastafel yang sudah disediakan. Selain itu Tata juga mengimbau agar masyarakat dan petugas yang melayani pemohon pembuatan SIM dapat sama-sama membantu memutus mata rantai penyebaran virus andemi Covid-19.
“Terkait pelayanan pembuatan SIM atau perpanjangan di masa pandemi mengalami penurunan yang signifikan, mungkin setelah hari raya nanti mulai ada peningkatan,” ujarnya.
Yang lebih penting lagi bagi keluarga yang mengantar disediakan ruangan khusus, hal ini dimaksudkan agar sentra pelayanan tidak terganggu.
Lanjut Tata, ada penurunan penerbitan SIM di Polres Garut disebabkan pembuatan atau penerbitan SIM dapat dilakukan dimana saja dengan pelayanan SIM Keliling dengan mobile yang sudah terkoneksi online.
“Jadi bikin SIM baru maupun perpanjangan dapat dimana saja dengan catatan pemohon SIM sudah memilik E-KTP itu sudah cukup,” tandasnya
(Red)










Komentar