oleh

Peluk Hangat Ibu yang Melelehkan Hati di Festival Kebaya

TINTAJABAR. KOTA BANDUNG– Kasih ibu sepanjang masa. Kalimat sederhana itu berarti besar bagi anak yang tumbuh dipenuhi cinta sang ibu. Dalam adat Sunda, cinta ibu membuncah saat sungkeman. Di telapak tangannya, sang anak yang membungkuk tak perlu lagi menyembunyikan rasa terima kasihnya. Sebab, peluk ibu selalu hangat dan jujur. Meski tanpa kata-kata, air mata mampu mengungkapkan semuanya.

Sedangkan bagi anak belia, alunan lagu “Bunda” karya Melly Goeslaw ampuh menumbuhkan haru pada sang ibu.

Seperti yang terlihat pada Festival Kebaya Spesial Hari Ibu yang diperingati oleh Karang Taruna Kelurahan Nyengseret, Kota Bandung, Kamis (22/12/2022). Salah satu rangkaian kegiatan festival tersebut adalah sungkeman massal yang dilakukan sang anak kepada ibunya.

Penanggung jawab acara, Sandy Syarif menuturkan, tujuan festival ini adalah menggaungkan betapa pentingnya sosok seorang ibu. “Hidup tanpa ibu akan hampa karena sosok ibu sangat luar biasa di mata kami,” tutur Sandy.

Sehingga, kegiatan seperti ini diharapkan mampu kembali meningkatkan anak-anak tentang betapa berartinya seorang ibu. “Kita ingin memperlihatkan, (terlebih) kepada orang yang masih punya orang tua bahwa ibu itu berharga, ibu itu enggak akan ada gantinya,” ujarnya.

Dipilihnya tajuk acara “Festival Kebaya” tak lain untuk membumikan kebaya sebagai pakaian tradisional di Indonesia. Sebab, ramai diwartakan ada empat negara Asia Tenggara yang mencoba mendaftarkan kebaya sebagai warisan negaranya ke UNESCO.

“Negara lain mengajukan kebaya sebagai warisannya, sedangkan kebaya kan milik Indonesia. Maka, kita sandingkanlah biar khususnya di Kelurahan Nyengseret bangga menggunakan kebaya,” katanya.

Sandy menambahkan, warga sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Tak kurang, ada 70 warga yang berpartisipasi dan hadir di Lapangan voli RW 05 Jln. Liogenteng II tersebut.

Peserta yang kebanyakan anak-anak pun disulap bak model dan berjalan di catwalk mengenakan kebaya.
(Red)

banner 300250banner 300250banner 300250banner 300250

Komentar