TINTAJABAR.COM, KOTA BANDUNG – Organisasi Kesehan Dunia (WHO) menyatakan bahwa kebutuhan tenaga kesehatan, terutama perawat, secara global saat ini menyentuh angka 6 juta orang. Pada 2030, International Council of Nurses memperkirakan 13 juta perawat akan dibutuhkan untuk mengisi kebutuhan perawat skala global.
Kementerian Kesehatan Kerajaan Saudi Arabia (KSA) saat ini masih membutuhkan banyak tenaga kesehatan terampil seperti perawat untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Rumah Sakit milik KSA.
Menyikapi hal tersebut STIKes Budi Luhur Cimahi kembali mengirimkan lulusannya sebanyak 7 orang dari prodi Pendidikan Ners ke Arab Saudi untuk bekerja di Sulaiman Al-Habib Hospital, Riyadh dan 1 alumni dari prodi D3 Keperawatan yang sebelumnya telah melalui beberapa proses tahapan seleksi dan pelatihan.

Hal ini tentu saja menjadi suatu kebanggaan bagi kami sebagaimana visinya “Menjadikan Perguruan Tinggi Yang Religius, Berbudi Luhur, dan Unggul di Tingkat Internasional Tahun 2040”, Demikian disampaikan Ketua STIKes Budi Luhur, Sri Wahyuni, S.Pd., M.Kes., Ph.D. melalui sambungan cellulernya, Selasa, 30 Agustus 2022.
Selanjutnya di jelaskan Sri Wahyuni bahwa STIKes Budi Luhur yang saat ini telah mencapai akreditasi A (Unggul) pada Program Studi Ners selalu terus berkomitmen mencetak lulusannya selai mampu bersaing di dalam negeri juga berhasil memenuhi permintaan kebutuhan tenaga kesehatan di luar negeri seperti ke negara-negara Uni Emirat Arab, Kuwait, Arab Saudi juga Singapura dan Jerman.”. Ujarnya penuh kebanggaan.
Pengiriman lulusan ke KSA menunjukkan bahwa STIKes Budi Luhur Cimahi memiliki banyak lulusan yang memiliki kualifikasi terlatih, kompeten dan siap berkompetisi secara global. Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan Arab Saudi atas kepercayaannya terhadap tenaga kerja Indonesia dan kepada PT. TRI AKMI SANTOSA yang telah memfasilitasi proses rekrutmen dan pelatihan bagi lulusan kami yang berniat untuk bekerja di luar negeri,”. Ungkapnya.
Lebih lanjut Sri Wahyuni menambahkan, melalui kerja sama antara STIKes Budi Luhur dengan PT. TRI AKMI SANTOSA ini kedepannya akan lebih banyak lagi lulusan STIKes Budi Luhur yang dapat bekerja di luar negeri, dan terus mengedepankan perlindungan dan kesejahteraan bagi lulusan kami sebagai Pekerja Migran Indonesia.”. Pungkasnya.
(AS/TJc)










Komentar